
Acehtraffic.com - Seorang perwira militer rezim Zionis Israel menganggap ancaman terbaru Hizbullah, Lebanon adalah faktor utama digelarnya sejumlah manuver militer oleh pasukan Zionis.
Surat kabar El Nashra, Lebanon seperti dikutip Mehr News (2/5) melaporkan, seorang perwira tinggi militer Israel memperingatkan soal bahaya yang dari ke hari terus meningkat di wilayah Utara, khususnya Lebanon.
El Nashra menulis, "Saat ini ancaman-ancaman dari Hizbullah meningkat, dan masalah ini mengindikasikan bahwa kondisi semakin parah."
Ditambahkannya, ancaman-ancaman tersebut memaksa pasukan Israel untuk meningkatkan sejumlah manuver militernya.
Menurut keterangan perwira tinggi militer Israel itu, Hizbullah dikabarkan telah membangun tunel-tunel dan perlintasan di bawah wilayah pemukiman warga Lebanon sehingga jika perang terjadi, mereka dapat mengirimkan pasukannya melalui tunel-tunel tersebut.
"Ancaman-ancaman tersebut meningkat dalam beberapa tahun terakhir, dan kondisi Lebanon Selatan saat ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam tingkat kemampuan konstruksi ruang bawah tanah," ungkapnya.
Militer Israel, katanya, mengambil pelajaran dari perang Lebanon kedua. Ia mengklaim, sekarang perlengkapan perang militer Israel sudah sangat maju.| AT | M | Irib |
Surat kabar El Nashra, Lebanon seperti dikutip Mehr News (2/5) melaporkan, seorang perwira tinggi militer Israel memperingatkan soal bahaya yang dari ke hari terus meningkat di wilayah Utara, khususnya Lebanon.
El Nashra menulis, "Saat ini ancaman-ancaman dari Hizbullah meningkat, dan masalah ini mengindikasikan bahwa kondisi semakin parah."
Ditambahkannya, ancaman-ancaman tersebut memaksa pasukan Israel untuk meningkatkan sejumlah manuver militernya.
Menurut keterangan perwira tinggi militer Israel itu, Hizbullah dikabarkan telah membangun tunel-tunel dan perlintasan di bawah wilayah pemukiman warga Lebanon sehingga jika perang terjadi, mereka dapat mengirimkan pasukannya melalui tunel-tunel tersebut.
"Ancaman-ancaman tersebut meningkat dalam beberapa tahun terakhir, dan kondisi Lebanon Selatan saat ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam tingkat kemampuan konstruksi ruang bawah tanah," ungkapnya.
Militer Israel, katanya, mengambil pelajaran dari perang Lebanon kedua. Ia mengklaim, sekarang perlengkapan perang militer Israel sudah sangat maju.| AT | M | Irib |
