News Update :

Hari Pers Internasional, Jurnalis Indonesia Tuntut Kemerdekaan dan Keadilan

Jumat, 03 Mei 2013



Jakarta | acehtraffic.com - Sejumlah wartawan melakukan aksi memperingati Hari Kebebasan Pers Internasional di Bundaran Hasanudin Palu, Sulawesi Tengah, Jumat 3 Mei 2013. 


Mereka meminta sejumlah kasus kriminalisasi dan pelanggaran terhadap kebebasan pers di Indonesia segera diusut tuntas serta menuntut upah layak bagi jurnalis. 

Sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Yogyakarta bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers Yogyakarta menggelar aksi pada peringatan Hari Kebebasan Pers Internasional di Perempatan Tugu, Yogyakarta, Jumat 3 Mei 2013. 

Aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap pembiaran kasus kekerasan terhadap jurnalis yang tidak juga diungkap aparat penegak hukum, satu diantaranya adalah kasus tewasnya jurnalis harian Bernas Udin, 17 tahun lalu. 

Mument aksi tersebut juga diperingati oleh kawan-kawan jurnalis diseluruh pedalaman Indonesia, seperti hal pekerja pers yang tergabung dalam Jurnalis Pase, yang melakukan aksi diam dalam rangka memperingati hari kebebasan Pers Internasional di Taman Ryadah Lhokseumawe. Jumat 3 Mei 2013, pagi. 

Wartawan dari berbagai media di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menggelar aksi peringatan Hari Kebebasan Pers se-Dunia yang jatuh pada 3 Mei ini. Salah satu isu yang diusung adalah penghentian kekerasan terhadap jurnalis. 

Hari Kebebasan Pers Internasional yang jatuh pada Jumat (3/5/2013) hari ini diperingati para jurnalis Gorontalo dengan aksi bungkam dan jalan mundur sejauh satu kilometer. Mengenakan kostum serba hitam dan mulut tertutup lakban, sekitar 30 jurnalis dari bebagai media di Gorontalo berjalan mundur dari gerbang kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menuju bundaran saronde. | AT | IS | AN | Foto: Noveradika, Mohamad Hamzah, M Agam K |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016