
Acehtraffic.com - Kekerasan terus melanda di sejumlah wilayah Irak. Serangan-serangan bom yang menarget sejumlah masjid di sekitar kota Baghdad telah menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai lebih dari 50 lainnya.
Menurut sumber-sumber keamanan Irak, sejumlah ledakan menghantam tiga masjid di Baghdad dan satu masjid di utara kota tersebut pada Jumat (26/4) ketika para jamaah shalat jumat meninggalkan masjid-masjid itu.
Selama beberapa pekan terakhir, sejumlah masjid di Irak telah menjadi target para teroris.
Tiga hari lalu, pada tanggal 23 April, tujuh orang dilaporkan tewas dan 17 lainnya terluka setelah dua bom pinggir jalan meledak di dekat sebuah masjid di Dora, selatan Baghdad saat para jamaah meninggalkan masjid usai shalat subuh.
Gelombang kekerasan di Irak meningkat sejak hari Selasa ketika pasukan keamanan negara itu bentrok dengan militan dan demonstran anti-pemerintah di sejumlah kota, termasuk Ramadi dan Hawija yang terletak dekat kota Kirkuk.
Selama empat hari terakhir, hampir 200 orang dilaporkan tewas dalam kekerasan di Irak.
Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki dalam pidatonya di televisi pada Kamis, menyerukan persatuan negara-negara Muslim dan memperingatkan bahaya plot yang menyeret negara-negara ke perang sektarian, di tengah meningkatya gelombang kekerasan di Irak yang menewaskan ratusan orang dalam tiga hari terakhir.
"Kelompok bersenjata sedang berusaha menyulut konflik dan mengobarkan perang sipil," ujarnya.| AT | M | Irib |
Menurut sumber-sumber keamanan Irak, sejumlah ledakan menghantam tiga masjid di Baghdad dan satu masjid di utara kota tersebut pada Jumat (26/4) ketika para jamaah shalat jumat meninggalkan masjid-masjid itu.
Selama beberapa pekan terakhir, sejumlah masjid di Irak telah menjadi target para teroris.
Tiga hari lalu, pada tanggal 23 April, tujuh orang dilaporkan tewas dan 17 lainnya terluka setelah dua bom pinggir jalan meledak di dekat sebuah masjid di Dora, selatan Baghdad saat para jamaah meninggalkan masjid usai shalat subuh.
Gelombang kekerasan di Irak meningkat sejak hari Selasa ketika pasukan keamanan negara itu bentrok dengan militan dan demonstran anti-pemerintah di sejumlah kota, termasuk Ramadi dan Hawija yang terletak dekat kota Kirkuk.
Selama empat hari terakhir, hampir 200 orang dilaporkan tewas dalam kekerasan di Irak.
Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki dalam pidatonya di televisi pada Kamis, menyerukan persatuan negara-negara Muslim dan memperingatkan bahaya plot yang menyeret negara-negara ke perang sektarian, di tengah meningkatya gelombang kekerasan di Irak yang menewaskan ratusan orang dalam tiga hari terakhir.
"Kelompok bersenjata sedang berusaha menyulut konflik dan mengobarkan perang sipil," ujarnya.| AT | M | Irib |
