
Banda Aceh | acehtraffic.com-Menyambut Hari Jadi Kota Banda Aceh ke-808, Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Banda Aceh menggelar kegiatan wisata titik nol gampong pande pada tanggal 22 April 2013.
Ketua panitia Pelaksana, Wirzaini Usman yang didampingi Ketua DPD KNPI Kota Banda Aceh, Hasnanda Putra mengatakan bahwa hari jadi Banda Aceh menjadi momentum bagi masyarakat terutama pemuda untuk mengingat kembali sejarah lahirnya Kota Banda Aceh.
“Kegiatan ini diharapkan dapat membangkitkan semangat pemuda untuk mempelajari asal mula lahirnya Kota Banda Aceh dan kejayaannya di masa lalu, dan menjadi pelecut bagi generasi sekarang untuk berkarya demi agama, bangsa dan Negara”. harap Wirzaini.
Ia menambahkan, sebagai kota yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai salah satu kota pusaka di Indonesia, dibutuhkan komitmen semua pihak, baik pemerintah maupun elemen sipil untuk melestarikan benda-benda cagar budaya (BCG) yang menjadi salah satu andalan wisata di Kota Banda Aceh.
“Budaya ini kan ruhnya dari wisata, dan Banda Aceh sebagai kota tua nan bersejarah dan menjadi lima besar Kerajaan Islam terbesar di dunia harus dilestarikan dengan baik, dan diharapkan menjadi wisata andalan di kota madani ini,” imbuh Kasubbag Naskah Pidato Setdako Banda Aceh ini.
Kegiatan diikuti oleh Kepala Dinas, Pengurus KNPI kota, Pemuda gampong, perwakilan Ormas/OKP dan pelajar ini dimulai dari Prasasti Titik Nol Gampong Pande, dipimpin oleh Kepala Museum Negeri Aceh, Nurdin AR akan memberikan penjelasan tentang asal muasal Kota Banda Aceh, selanjutnya Ziarah ke Makam Tuan Dikandang, Kuburan Raja-raja Pande dan Kuburan Putro Ijo, kemudian Ceramah sejarah di Balai pertemuan gampong oleh Kepala Museum Negeri Aceh, dilanjutkan dengan Arahan dari Wakil Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal dan diakhiri dengan shalat Zhuhur dan makan bersama. | AT | RD | RI|
