
Langsa | acehtraffic.com- Demo menolak bendera bintang bulan kembali terjadi, kali ini ratusan masyarakat yang mengaku perwakilan masyarakat dari kabupaten Aceh Tamiang, Kota Langsa dan Aceh Timur melakukan aksi menolak bendera Bintang Bulan serta Lambang Singa Buraq yang sedang dalam proses negosiasi antara pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat. Aksi tersebut berpusat di Lapangan Merdeka Kota Langsa. Rabu 17 April 2013.
Orator dalam aksi menyebutkan DPR Aceh pembangkang yang sangat besar terhadap Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan tidak paham tentang Undang-undang, Republik Indonesia.
Dalam orasi tersebut Orator dari kelompok massa yang diperkirakan berjumlah 300san orang itu mempersoalkan tentang lambang Aceh yang disahkan DPR Aceh dalam Qanun Bendera dan lambang.
Dimana menurut pengunjuk rasa, Singa mirip wajah lelaki mengibaratkan bahwa penguasa yang sangat tangguh serta Singa tersebut memiliki banyak betinanya. Pendemo menuding lambang singa tersebut sebagai lambang orang yang memiliki istri banyak.
Protes lain juga diarahkan ke lambang Buraq, menurut orator dari pendemo itu, menyebutkan penggunaan lambang Buraq yang dipahami sebagai kenderaan Nabi besar Muhammad SAW. Tidak pernah di gambarkan berbentuk kuda dan kepala perempuan.
Menurut pendemo itu lambang badan kuda dan kepala perempuan bermahkota itu adalah pelecehan yang dilakukan musuh nabi Muhammad saat nabi menegakkan agama islam di masa silam.
Demo dari masyarakat tiga kabupaten tersebut membawa sejumlah spanduk penolakan terhadap Bendera Bintang Bulan dan Lambang Burak Singa sebagai lambang Aceh .
Massa yang berkumpul dengan berbaris rapi membentangkan spanduk tersebut juga membawa bendera merah putih sebagai bendera kedaulatan Indonesia. Selain Massa dilapangan sejumlah tamu juga memenuhi podium dilapangan merdeka.
Sekitar satu jam lebih para peserta demo melakukan orasi, kemudian mereka melanjutkan dengan melakukan pawai merah putih, dengan menggunakan berbagai kenderaan, baik sepeda motor dan mobil pribadi dan mobil bak terbuka. Berdasarkan keterangan dari pengunjuk rasa itu, mereka akan pawai Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Kota Langsa. | AT | RD| TM|



