News Update :

Bustanul Ulum Kembali Ribut, Rencana Pecat 4 Guru Diprotes Siswa, Diduga Pengurus “News Version Lari Cot Ikue"

Minggu, 28 April 2013


Langsa | acehtraffic.com- Yayasan Dayah Bustanul Ulum (YDBU) kembali ribut, ribut malam ini adalah bangkitnya sejumlah siswa untuk memprotes niat yayasan untuk  memecat 4 orang staf pengajar yang telah berbhakti lama di pasantren moderen tersebut. Minggu 28 April 2013. 

Ke-empat ustad yang disingkirkan dengan dikeluarkan surat pemberhentian dari staf pengajar  Pasantren moderen tersebut adalah Ustad Aswadi S.Ag, Ust Samsul Bahri,Ust Ibnu Khaldun, Ust Dede Gustian wakil kepala sekolah bagian kesiswaan di Mts (madrasah Itsnawiyah) di Yayasan. 

Namun rencana yayasan untuk memecat dan “mengusir” para ustad dari rumah dinas didalam lingkungan Pasantren itu mendapat respon dari siswa, dimana para siswa tidak menginginkan empat ustad tersebut di keluarkan oleh Yayasan.  

Berdasarkan surat pemberhentian yang dikeluarkan Yayasan kepada empat orang ustad tersebut, disana juga  tidak jekas tersebutkan tentang kesalahan yang diperbuat oleh para ustad itu hingga pihak yayasan yang dikomandoi oleh pengurus “News Version” versi terbaru. 

Hingga keluar kebijakan memberhentikan empat staf pengajar, dan mengantikan dengan staf pengajar yang baru versi pengurus “News Version”. Kebijakan yang diambil tersebut melahirkan kemarahan dari para siswa dan siswi yang tetap menginginkan ke empat ustad yang sejak lama menggembleng mereka tetap mengajar di lembaga pendidikan itu. 

Namun laporan terakhir pada pukul 23: 00 Wib situasi tidak menentu tersebut sudah dikendalikan oleh Komite Madrasah Ulumul Quran itu. Sementara pengurus “News Version” (terbaru) yang sejatinya dipersiapkan untuk menggantikan empat ustad yang akan disingkirkan, tidak diterima oleh siswa. ,”Ka jiplung cot iku,” Kata seorang staf pengajar disana.  (Guru pengganti itu sudah lari dengan gaya tinggi ekor) 

Untuk malam ini kuasai oleh pihak komite, pengganti empat guru sudah melarikan dikejar oleh siswa. Karena murid berontak, rencana pihak yayasan untuk mengusir  empat ustad yang tidak jelas sebab akibat kesalahannya belum terlaksana. Sementara sejumlah aparat keamanan polisi dan tentera berjaga-jaga agar tidak terjadi insiden yang tidak diinginkan. 

Kisruh Yayasan Dayah Bustanul Ulum (YDBU) Langsa memuncak setelah jabatan Ketua I YDBU ditinggalkan Bapak Alaidin Mahmud, setelah itu ketua 1 YDBu di pegang oleh politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aidil Fan MH. Dibawah kepemimpinan Aidil Fan Bustanul ulum semakin kacau balau, akhirnya dia diberhentikan dan jabatan itu jatuh kepada H Nurdin Ibrahim BA, yang sebelumnya Ketua II YDBU Langsa.  Namun kisruh belum juga selesai. 

Dan saat itu juga sempat diisukan Dayah Bustanul Ulum dikendalikan oleh seorang alumni yang sedang menempuh pendidikan diluar negeri. Dan kemudian digantikan lagi, dan hingga hari ini dikendalikan dibawah tongkat komando  Amiruddin Yahya SPdI MA dan Sekretaris M Nasir SE. 

Sementara itu Edy Phonna, SE Humas Yayasan Dayah Bustanul Ulum (YDBU) Langsa dalam rilisnya yang diterima redaksi tidak menyebutkan secara jelas alasan dan kesalahan ke-empat guru/ustad tersebut hingga dia dikeluarkan. 

Hanya saja dari rilis yang dikirim satu halaman tersebut   menyebutkan alasan berkaitan dengan penataan sistem dan administrasi. 

Selain itu Edy juga menambahkan tindakan itu di ambil oleh pengurus yayasan dalam rangka menyelamatkan lembaga dari gangguan dan provokasi dari pihak manapun yang dapat merusak kelembagaan  dan juga menyelamatkan santri- santri dari pengaruh-pengaruh negatif yang akan berakibat pada terganggunya proses belajar mengajar dan rusaknya charakter Islami santri.

Namun yang terjadi malam ini, Minggu 28 April 2013, justru kebalikan dari keterangan yang disampaikan dalam rilis tersebut, dimana siswa dan siswi Yayasan Dayah Bustanul Ulum (YDBU) Langsa menentang rencana pemecatan 4 Ustad/Guru sebagaimana yang di-inginkan Yayasan. ? | AT | RD| TM|

Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016