
Acehtraffic.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memenuhi janjinya untuk membahas masalah etnis Rohingya dalam kesempatan bertemu dengan Presiden Myanmar, Thein Sein, di Istana Kepresidenan Nay Pyi Taw, Myanmar, Selasa (23/4) sore.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Marty Natalegawa seusai pertemuan kedua Kepala Negara kepada wartawan menjelaskan, Presiden menyampaikan dorongan dan anjuran agar pemerintah Myanmar melanjutkan upaya rekonsiliasi antaretnis terkait, Rohingya dan Rakhine.
"Sebagai negara dengan penduduk Islam terbesar di dunia kami peduli, mendorong, dan menganjurkan Myanmar untuk meneruskan rekonsiliasi dalam masalah ini," jelas Marty.
Bukan hanya mengenai status kewarganegaraan etnis Rohingya, menurut Marty, pertemuan SBY – Thein Sein juga membicarakan perlunya diciptakan peluang ekonomi. "Presiden Myanmar mengundang pemerintah Indonesia melalui BUMN untuk berinvestasi di bagian Rakhine," ungkap Marty.
Menlu Marty Natalegawa mengemukan, Presiden Thein Sein menyampaikan apresiasi kepada Presiden SBY dan Indonesia yang selama ini menunjukan dukungan atas upaya proses demokrasi di Myanmar.
"Presiden Myanmar menyampaikan apresiasi pada Presiden SBY dan Indonesia karena selama ini telah menunjukan dukungan atas upaya proses demokrasi di Myanmar," papar Marty.
Dalam kesempatan pertemuan bateral tersebut, lanjut Marty, Presiden Thein Sein juga memaparkan perkembangan politik dan ekonomi Myanmar. "Thein Sein mengundang Indonesia untuk berinvestasi dalam pembangunan Myanmar. Kedua pemimpin juga membahas kerja sama perdagangan dan investasi, pangan, dan energy," kata Marty.
Sambutan Hangat
Kunjungan kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Negara Ani Yudhoyono ke Nya Pyi Taw, Myanmar, Selasa (23/4) sore, mendapat sambutan hangat Presiden Thein Sein dan Ibu Negara Daw Khin Khin Win.
Dengan menggunakan pakaian tradisional, Presiden Thein Sein dan Ibu Negara Myanmar Daw Khin Khin Win menyambut kedatangan Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono di veranda lapangan Istana Kepresidenan, Nya Pyi Taw, Myanmar.
Setelah diperkenalkan dengan para pejabat tinggi Myanmar, dan dilanjutkan dengan upacara kenegaraan, disertai lagu kebangsaan kedua negara, Presiden SBY didampingi Presiden Thein Sein melakukan pembicaraan empat mata,
Dalam kesempatan kunjungan kenegaraan kali ini juga dilanjutkan pertemuan bilateral antar kedua delegasi. Dalam pertemuan tersebut, Presiden diantaranya didampingi oleh Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menlu Marty Natalegawa, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Seskab Dipo Alam, Kepala BKPM Chatib Basri, Direktur Perum BulogSutarto Alimoeso, dan sejumlah Staf Khusus Presiden.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Marty Natalegawa seusai pertemuan kedua Kepala Negara kepada wartawan menjelaskan, Presiden menyampaikan dorongan dan anjuran agar pemerintah Myanmar melanjutkan upaya rekonsiliasi antaretnis terkait, Rohingya dan Rakhine.
"Sebagai negara dengan penduduk Islam terbesar di dunia kami peduli, mendorong, dan menganjurkan Myanmar untuk meneruskan rekonsiliasi dalam masalah ini," jelas Marty.
Bukan hanya mengenai status kewarganegaraan etnis Rohingya, menurut Marty, pertemuan SBY – Thein Sein juga membicarakan perlunya diciptakan peluang ekonomi. "Presiden Myanmar mengundang pemerintah Indonesia melalui BUMN untuk berinvestasi di bagian Rakhine," ungkap Marty.
Menlu Marty Natalegawa mengemukan, Presiden Thein Sein menyampaikan apresiasi kepada Presiden SBY dan Indonesia yang selama ini menunjukan dukungan atas upaya proses demokrasi di Myanmar.
"Presiden Myanmar menyampaikan apresiasi pada Presiden SBY dan Indonesia karena selama ini telah menunjukan dukungan atas upaya proses demokrasi di Myanmar," papar Marty.
Dalam kesempatan pertemuan bateral tersebut, lanjut Marty, Presiden Thein Sein juga memaparkan perkembangan politik dan ekonomi Myanmar. "Thein Sein mengundang Indonesia untuk berinvestasi dalam pembangunan Myanmar. Kedua pemimpin juga membahas kerja sama perdagangan dan investasi, pangan, dan energy," kata Marty.
Sambutan Hangat
Kunjungan kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Negara Ani Yudhoyono ke Nya Pyi Taw, Myanmar, Selasa (23/4) sore, mendapat sambutan hangat Presiden Thein Sein dan Ibu Negara Daw Khin Khin Win.
Dengan menggunakan pakaian tradisional, Presiden Thein Sein dan Ibu Negara Myanmar Daw Khin Khin Win menyambut kedatangan Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono di veranda lapangan Istana Kepresidenan, Nya Pyi Taw, Myanmar.
Setelah diperkenalkan dengan para pejabat tinggi Myanmar, dan dilanjutkan dengan upacara kenegaraan, disertai lagu kebangsaan kedua negara, Presiden SBY didampingi Presiden Thein Sein melakukan pembicaraan empat mata,
Dalam kesempatan kunjungan kenegaraan kali ini juga dilanjutkan pertemuan bilateral antar kedua delegasi. Dalam pertemuan tersebut, Presiden diantaranya didampingi oleh Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menlu Marty Natalegawa, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Seskab Dipo Alam, Kepala BKPM Chatib Basri, Direktur Perum BulogSutarto Alimoeso, dan sejumlah Staf Khusus Presiden.
Sedangkan pihak Myanmar, delegasi yang dipimpin Presiden Thein Sein didampingi para menteri diantaranya Menteri Luar Negeri Wanna Maung Lwin, Menteri Perencanaan Nasional Kan Zaw, Menteri Perdagangan Win Myint, Menteri Kantor Presiden Tin Naing Thein, Menteri Urusan Perbatasan Letjend Thet Naing Won, Menteri Komunikasi Myat Hein, Menteri Keuangan dan Pendapatan Win Shein dan Menteri Transportasi Kereta Api Zayar Aung.| AT | M | Irib |
