News Update :

Personil Kopassus Tewas Di Tusuk

Selasa, 19 Maret 2013

Yogyakarta | acehtraffic.com-  Seorang anggota Tentara Nasional Indonesia tewas ditusuk di bagian dada saat berada di Hugo’s Kafe di komplek Sheraton Mustika Hotel, Sleman, Selasa dini hari 19 Maret 2013. Dalam satu jam usai penusukan, polisi menangkap satui orang tersangka.

Anggota TNI yang tewas itu adalah Sersan Satu Santoso, 31 tahun ditusuk di dada sebelah kiri pukul 02.30.  Ada luka sepanjang 13 centimeter bekas sencata tajam. Kejadian itu lalu dilaporkan ke Kepolisian Resor Sleman. Dalam satu jam, polisi bisa menangkap salah satu tersangka yaitu DS dari Indonesia bagian timur yang berada di Sleman, dan JH.

“Kami sudah menangkap dua tersangka. Saat ditangkap mereka melakukan perlawanan,” kata Kepala Kepolisian Resor Sleman Ajun Komisaris Besar Hery Sutrisman, usai persesmian Pos Polisi di Krogahan, Gamping, Sleman, Selasa 19 Maret 2013.

Polisi, kata dia sedang mengejar dua tersangka lainnya. Juga ada beberapa target operasi yang terlibat keributan di kafe itu. Saat ini para tersangka masih diinterogasi dan dimintai keterangan atas kejadian yang memakan korban anggota Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura itu.

Disinyalir ada satu orang pelaku yang merupakan pecatan polisi. Selain itu, polisi juga masih mengejar tersangka lain dalam pengembangan kasus itu. Penangkapan itu dilakukan di suatu tempat yang menjadi tempat berkumpul para tersangka.“Kasus seperti ini sudah dua kali di Hugo’s. Korban  meninggal dunia saat di rumah sakit,” kata dia.

Kepala Kepolisian Daerah, Daerah Istimewa Yogyakarta Bigadir Jenderal Sabar Rahardjo merekomendasikan tempat hiburan yang tidak bisa memberi keamanan pengunjung untuk ditutup. Termasuk Hugo’s Kafe supaya dicabut izin beroperasinya. Kasus penusukan yang mengakibatkan kematian seorang anggota TNI itu dalam satu hari harus sudah bisa terungkap dan tersangka ditangkap semua. “Apa pun perlawanannya, tersangka harus kami tangkap,” kata Sabar.

Soal bekerja sama dengan TNI untuk pengungkapan kasus ini, ia menambahkan, sudah ada koordinasi dengan tentara. Polisi diserahi kasus ini lebih dulu. Kata dia, Panglima Kodam Diponegoro mempercayakan polisi dalam mengungkap kasus pembunuhan ini.

Ia juga mengatakan, penangkapan tersangka DS dilakukan  satu jam setelah kejadian. Pagi harinya, seorang tersangka yang merupakan pecatan polisi juga ditangkap. Dua lagi tersangka akan ditangkap di asrama Nusa Tenggara Timur di wilayah Lempuyangan Yogyakarta dengan mengerahkan anggota Brigade Mobil Polda Daerah Istimewa Yogyakarta. | AT | R | TEMPO|
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016