Aceh
Timur | acehtraffic.com- Meski menteri dalam negeri Negara Kesatuan Republic Indonesia (NKRI) belum mengeluarkan satu keputusan menyangkut dengan Qanun bendera dan lambang Aceh yang disahkan DPR Aceh, tapi ada warga Peureulak Aceh Timur yang masih kangen dengan Bendera tersebut, buktinya Sabtu 30 Maret 2013, dua lembar bendera bintang bulan berkibar di Pasar ikan Peureulak. Minggu 31 Maret 2013.
Masyarakat yang sedang sibuk tawar menawar ikan didalam pasar, tiba-tiba sayup –sayup dari kejauhan terdengar suara megaphone, diantara pembeli dan penjual ikan coba mendengar dan saling bertanya. “Suara apa tuh?
Tidak mau berpikir panjang atau croscek suara apa sebenarnya itu, seorang pedagang ikan langsung mengambil kesimpulan, dengan mengatakan “Itu seruan untuk menaikkan bendera- Droe Teuh (Bendera kita) penyataan itu membuat suasana pasar sejenak hening, keheningan itu mungkin karena pengaruh gezah kata “Bendera Droooteh”
Keheningan dan gezah itupun berbuah kelakar dari para pedagang dan pembeli ikan, ternyata suara sayup-sayup megaphone yang tadinya, tidak lain adalah berasal dari mobil penjual obat keliling yang menawarkan obatnya..dengan pengeras suara. Wkkk…wkkk………..
Pengesahan Qanun Bendera dan Lambang Aceh pada Jumat 22 Maret 2013 silam, ditafsir berbagai macam oleh warga Aceh, ada yang mentafsirkan bahwa dengan disahkannya bendera tersebut berarti Aceh hendak merdeka, ada juga yang mentafsirkan bahwa keberadaan bendera tersebut adalah biasa saja, karena tidak memiliki kekuasaan seperti layaknya sebuah Negara. | AT | RD | MRZ|
Masyarakat yang sedang sibuk tawar menawar ikan didalam pasar, tiba-tiba sayup –sayup dari kejauhan terdengar suara megaphone, diantara pembeli dan penjual ikan coba mendengar dan saling bertanya. “Suara apa tuh?
Tidak mau berpikir panjang atau croscek suara apa sebenarnya itu, seorang pedagang ikan langsung mengambil kesimpulan, dengan mengatakan “Itu seruan untuk menaikkan bendera- Droe Teuh (Bendera kita) penyataan itu membuat suasana pasar sejenak hening, keheningan itu mungkin karena pengaruh gezah kata “Bendera Droooteh”
Keheningan dan gezah itupun berbuah kelakar dari para pedagang dan pembeli ikan, ternyata suara sayup-sayup megaphone yang tadinya, tidak lain adalah berasal dari mobil penjual obat keliling yang menawarkan obatnya..dengan pengeras suara. Wkkk…wkkk………..
Pengesahan Qanun Bendera dan Lambang Aceh pada Jumat 22 Maret 2013 silam, ditafsir berbagai macam oleh warga Aceh, ada yang mentafsirkan bahwa dengan disahkannya bendera tersebut berarti Aceh hendak merdeka, ada juga yang mentafsirkan bahwa keberadaan bendera tersebut adalah biasa saja, karena tidak memiliki kekuasaan seperti layaknya sebuah Negara. | AT | RD | MRZ|

