News Update :

PBB Selidiki Penggunaan Senjata Kimia di Suriah

Jumat, 22 Maret 2013

Acehtraffic.com - PBB akan meluncurkan penyelidikan independen terhadap penggunaan senjata kimia baru-baru ini dalam kekerasan di Suriah.

Sekjen PBB Ban Ki-moon mengumumkan keputusan pada Kamis (21/3) sehari setelah pemerintah Suriah menyerukan penyelidikan independen atas serangan kimia oleh kelompok teroris di Aleppo.

"Saya telah memutuskan untuk melakukan penyelidikan PBB soal kemungkinan penggunaan senjata kimia di Suriah," kata Ban kepada wartawan di kantornya, seperti dikutip Press TV.

Sekjen PBB mengatakan ia akan bekerja sama dengan Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW), yang mengawasi Konvensi Senjata Kimia, dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam penyelidikan ini.

"Kerjasama penuh dari semua pihak akan penting. Saya menekankan bahwa ini termasuk akses yang tak dihalangi," kata Ban. "Saya menegaskan hal ini dalam komunikasi saya dengan pihak berwenang Suriah." Penyelidikan akan dimulai secepatnya.

Pada hari Rabu, Duta Besar Rusia untuk PBB, Vitaly Churkin menyuarakan dukungan Moskow terhadap seruan pemerintah Damaskus untuk investigasi independen terhadap serangan kimia oleh militan di Aleppo.

Dia juga menuduh negara-negara Barat, termasuk Perancis dan Inggris, mencoba untuk menunda penyelidikan PBB atas insiden tersebut.

Sedikitnya 25 orang tewas dan 86 lainnya terluka ketika para militan menembakkan sebuah roket yang mengandung zat kimia ke desa Khan al-Assal, Aleppo pada Selasa. Perempuan dan anak-anak dilaporkan berada di antara para korban.

Serangan mematikan itu terjadi beberapa jam setelah koalisi oposisi Suriah memilih Ghassan Hitto, seorang warga negara Amerika keturunan Suriah, sebagai perdana menteri pemerintah sementara versi oposisi. | AT | M | Irib |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016