
Aceh Utara
| Acehtraffic.com – Mobil Avanza
bernomor Polisi BL 722 NE, nekat menabrak seorang anggota Satuan Lalu Lintas
(Satlantas) Polres Aceh Utara. Di Desa Kuala Keueutoe Kecamatan Lapang, Aceh Utara.
Jumat 15 Maret 2013.
Kejadian tersebut berawal ketika
sejumlah personil Polisi Lalu Lintas dan dibantu oleh personil dari Polisi
Militer (PM). Melakukan razia rutin di daerah Desa Bintang Hu, Kecamatan
Baktiya Aceh Utara sekitar pukul 17:00 WIb.
tiba-tiba dari arah Lhokseumawe,
lewat lah sebuah mobil jenis Avanza tersebut dengan kecepatan tinggi dan
langsung menerobos razia. Melihat hal itu, salah seorang personil Polisi Lalu
Lintas, Brigadir Amirullah mengejar mobil tersebut.
Pengejaran itu dilakukan sampai ke
Desa Kuala Keureuto, Kecamatan Lapang Aceh Utara. pada saat Brigadir Amirullah
hendak mencoba menghadang. Namun mobil tersebut langsung menabrak personil
Polisi Lalu Lintas itu.
Setelah usut punya usut, ternyata
didalam mobil Avanza tersebut berisikan 3 kilogram ganja. Akhirnya dua orang
tersangka tersebut berhasil dibekuk oleh Polisi dan seorang tersangka berhasil
melarikan diri.
Kedua tersangka yang berhasil
dibekuk oleh Polisi adalah Bustami (28) warga Plimbang, Kecamatan Plimbang
Kabupaten Bireuen, juga sebagai supir dan M. Khadafi (31) warga Lambaro Tunong
Aceh, Kecamatan Lembah Seulawah Aceh Besar, serta tersangka yang kabur adalah
Armia Warga Seulimun Aceh besar.
Kapolres Aceh Utara AKBP Farid BE
melalui kasat narkoba AKP Syafran yang didampingi Kasat lantas Ipda Mega
Tetuko, mengatakan kedua tersangkan itu berhasil dibekuk pada saat setelah
terjadinya tabrakan.
“Warga setempat pun ikut membantu,”
ujar AKP Syafran.
Saat ini Polisi telah mengamankan barang
bukti berupa, 3 kilogram ganja dan satu uni mobil Avanza. Kedua barang bukti
tersebut, saat ini telah diamankan di Mapolres Aceh Utara.
“Kita
akan terus lakukan penyisiran di TKP,” tutur AKP
Syafran.
Sementara, Brigadir
Amirullah pada saat mejadi mengalami luka yang sangat serius dibagian kepala. Korban
dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Cut Mutia (RSUDCM) untuk mendapatkan tindakan
medis.
Menurut pantauan The Aceh Traffic di RSUDCM
sekitar pukul 19:30 Wib, korban tidak
sadarkan diri dan direncanakan korban harus dirujuk ke rumah sakit Colombia
Asia medan.
Dalam perjalan menuju ke Medan dengan
menggunakan mobil ambulan, korban menghembuskan nafas terakhirnya. Sekitar pukul
20:40 Wib dan saat ini jenazah korban sedang ke rumah duka di Idi Rayeuk.| AT |
AG |
