
Acehtraffic.com - Ketua Aliansi Anti Suriah, Moaz al-Khatib menyatakan akan mengumumkan pengunduran dirinya dalam beberapa hari ke depan. Hal ini terjadi setelah ia terlibat friksi keras dengan sejumlah pihak aliansi tersebut.
MNA mengutip Russia al-Youm melaporkan, sejumlah sumber kubu anti Suriah (Rabu 13/3) menyatakan, Moaz al-Khatib berencana segera mengundurkan diri setelah terlibat friksi dengan sejumlah pihak oposisi.
Menurut sumber ini, al-Khatib rencananya akan mengumumkan pengunduran dirinya di sidang kubu alinasi anti Suriah pada 18-19 Maret mendatang di Istanbul, Turki. Sementara itu, peserta pertemuan tersebut memiliki dua opsi, membentuk dewan eksekutif atau pemerintahan sementara
Berbagai berita menyebutkan adanya friksi antara, Mustafa Sabbagh, sekjen kubu Aliansi Nasional dan Moaz al-Khatib terkait pembentukan pemerintahan sementara.
Masih menurut sumber ini, Sabbagh menulis surat kepada al-Khatib dan surat tersebut juga dipublikasikan oleh situs berita Suriah. Surat tersebut menekankan urgensita pembentukan pemerintahan sementara dengan dalih pemerintahan ini menjadi wakil rakyat Suriah serta jaminan bagi integrasi bangsa.
Surat ini juga menjadi jawaban bagi surat al-Khatib sebelumnya yang menyebtu pembentukan pemerintahan sementara akan mengakibatakan ancaman besar bagi Suriah termasuk desintegrasi bangsa.
Sabbagh seraya mengkritit sikap Aliansi Kubu Anti Suriah yang mempertahankan dua opsi serta kecenderungannya untuk berunding dengan Damaskus mengklaim, "Hal ini memberi peluang bagi pemerintah Suriah untuk memanfaatkan sikap tersebut dan menebar ideologi bahwa stabilitas Suriah serta upaya mencegah pertumpahan darah adalah tujuan nasional."
Menurut sumber ini, meski di surat tersebut ditandaskan bahwa dukungan militer terhadap kubu oposisi secara implisit telah dibatasi, namun berbagai data yang masuk selema empat pekan lalu menunjukkan dukungan luas poros pro-militer terhadap kubu anti Damaskus.| AT | M | Irib |
MNA mengutip Russia al-Youm melaporkan, sejumlah sumber kubu anti Suriah (Rabu 13/3) menyatakan, Moaz al-Khatib berencana segera mengundurkan diri setelah terlibat friksi dengan sejumlah pihak oposisi.
Menurut sumber ini, al-Khatib rencananya akan mengumumkan pengunduran dirinya di sidang kubu alinasi anti Suriah pada 18-19 Maret mendatang di Istanbul, Turki. Sementara itu, peserta pertemuan tersebut memiliki dua opsi, membentuk dewan eksekutif atau pemerintahan sementara
Berbagai berita menyebutkan adanya friksi antara, Mustafa Sabbagh, sekjen kubu Aliansi Nasional dan Moaz al-Khatib terkait pembentukan pemerintahan sementara.
Masih menurut sumber ini, Sabbagh menulis surat kepada al-Khatib dan surat tersebut juga dipublikasikan oleh situs berita Suriah. Surat tersebut menekankan urgensita pembentukan pemerintahan sementara dengan dalih pemerintahan ini menjadi wakil rakyat Suriah serta jaminan bagi integrasi bangsa.
Surat ini juga menjadi jawaban bagi surat al-Khatib sebelumnya yang menyebtu pembentukan pemerintahan sementara akan mengakibatakan ancaman besar bagi Suriah termasuk desintegrasi bangsa.
Sabbagh seraya mengkritit sikap Aliansi Kubu Anti Suriah yang mempertahankan dua opsi serta kecenderungannya untuk berunding dengan Damaskus mengklaim, "Hal ini memberi peluang bagi pemerintah Suriah untuk memanfaatkan sikap tersebut dan menebar ideologi bahwa stabilitas Suriah serta upaya mencegah pertumpahan darah adalah tujuan nasional."
Menurut sumber ini, meski di surat tersebut ditandaskan bahwa dukungan militer terhadap kubu oposisi secara implisit telah dibatasi, namun berbagai data yang masuk selema empat pekan lalu menunjukkan dukungan luas poros pro-militer terhadap kubu anti Damaskus.| AT | M | Irib |
