
Acehtraffic.com - Menteri Dalam Negeri Lebanon menyebut milisi teroris yang didukung asing di Suriah membahayakan keamanan negaranya dengan melintasi perbatasan menyamar sebagai pengungsi.
Marwan Sharbel juga mengatakan para anggota Tentara Bebas Suriah (FSA) menggunakan daerah pegunungan Lebanon menjadi kamp sebelum melakukan serangan terhadap pasukan Suriah di perbatasan.
Pejabat teras Lebanon itu mengungkapkan milisi mendirikan kamp-kamp pelatihan di dalam Lebanon.Menurut Sharbel, para milisi yang menyeberang ke Lebanon sebagai pengungsi mempersenjatai anggota komunitas pengungsi untuk melawan pemerintah Suriah.
Saat ini ada hampir 320.000 pengungsi Suriah di Lebanon, yang sebagian besar tinggal dengan masyarakat dari pada di kamp-kamp seperti di Yordania dan Turki.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Hizbullah Sayid Hassan Nasrullah mengatakan milisi teroris Suriah yang didukung asing menyerang komunitas Syiah di sebuah desa yang berada di perbatasan Lebanon.
"Milisi Suriah menyerbu desa yang dihuni oleh Syiah Lebanon dalam beberapa bulan terakhir. Mereka mengejar dan membakar beberapa rumah warga," tutur Sekjen Hizbullah, Rabu (27/2). Nasrullah mencatat bahwa Hizbullah dan pemerintah Lebanon selalu menekankan persatuan Suriah.
Krisis Suriah meletus sejak pada pertengahan Maret 2011. Banyak orang, termasuk warga sipil dan sejumlah besar personil keamanan tewas akibat kekerasan di negara Arab itu. Sejumlah organisasi HAM internasional mengungkapkan keterlibatan pihak asing yang menyeponsori milisi teroris yang melakukan kejahatan perang di Suriah.
Pemerintah Suriah mengatakan kekacauan diplot dari luar negeri. Berbagai laporan mengungkapkan bahwa milisi teroris anti pemerintah Suriah dalam jumlah yang sangat besar adalah warga negara asing.| AT | M | Irib |
Marwan Sharbel juga mengatakan para anggota Tentara Bebas Suriah (FSA) menggunakan daerah pegunungan Lebanon menjadi kamp sebelum melakukan serangan terhadap pasukan Suriah di perbatasan.
Pejabat teras Lebanon itu mengungkapkan milisi mendirikan kamp-kamp pelatihan di dalam Lebanon.Menurut Sharbel, para milisi yang menyeberang ke Lebanon sebagai pengungsi mempersenjatai anggota komunitas pengungsi untuk melawan pemerintah Suriah.
Saat ini ada hampir 320.000 pengungsi Suriah di Lebanon, yang sebagian besar tinggal dengan masyarakat dari pada di kamp-kamp seperti di Yordania dan Turki.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Hizbullah Sayid Hassan Nasrullah mengatakan milisi teroris Suriah yang didukung asing menyerang komunitas Syiah di sebuah desa yang berada di perbatasan Lebanon.
"Milisi Suriah menyerbu desa yang dihuni oleh Syiah Lebanon dalam beberapa bulan terakhir. Mereka mengejar dan membakar beberapa rumah warga," tutur Sekjen Hizbullah, Rabu (27/2). Nasrullah mencatat bahwa Hizbullah dan pemerintah Lebanon selalu menekankan persatuan Suriah.
Krisis Suriah meletus sejak pada pertengahan Maret 2011. Banyak orang, termasuk warga sipil dan sejumlah besar personil keamanan tewas akibat kekerasan di negara Arab itu. Sejumlah organisasi HAM internasional mengungkapkan keterlibatan pihak asing yang menyeponsori milisi teroris yang melakukan kejahatan perang di Suriah.
Pemerintah Suriah mengatakan kekacauan diplot dari luar negeri. Berbagai laporan mengungkapkan bahwa milisi teroris anti pemerintah Suriah dalam jumlah yang sangat besar adalah warga negara asing.| AT | M | Irib |
