Langsa | acehtraffic.com- Nasib
naas menimpa bidan Suriani warga desa Meurandeh Kota Langsa. Ia di rampok dua
pasang suami istri yang ia kenal dan sering bertamu ke rumah korban. Senin, 25
Maret 2013.
Tertolong gara-gara tangisan anaknya berusia 2 tahun sedang memeluk ibunya dalam kondisi bersimbah darah.
Menurut Ilyas 37, salah seorang anggota
keluarga korban di tempat kejadian
perkara TKP, kejadian sekitar pukul 21:00 Wib,di sekitar rumah korban lagi sepi
karena,warga lagi ada kegiatan tahlilan.
Katanya, sebelum kejadian korban
lebih dulu menerima SMS dari seseorang yang di kenal korban,dengan menanyakan
keadaan rumah korban,dan korban membalas SMS keadaan rumah korban lagi
sepi,yang ada hanya anak korban yang masih TK.
IS suami korban menambahkan
dirinya (pada saat kejadian dirinya sedang mengantar anak tertuanya ke SMA
Patra Nusa di Aceh Tamiang. Pada jam 20.20 wib masih menerima SMS dari istrinya,kemudia
dia menelpon istrinya,HP tidak di angkat lagi,kemudian pada jam 20.45 wib.
Pak Imam menelpon dirinya,
mengabarkan istrinya ketimpa musibah, dan bahwa istrinya akan dibawa ke rumah
sakit. ,” Mungkin saat HP tidak bisa dihubungi, kejadian itu terjadi,” Ujar Is.
Sejumlah warga yang lain
menambahkan warga mengetahui kejadian tersebut setelah anak korban yang berumur
dua tahun terus menangis, karena itu timbul niat tetangga untuk melihatnya,
alangkah terkejut ketika melihat anak kecil itu sedang memeluk ibunya yang
bersimbah darah.
Kini korban masih kritis dalam
perawatan di ruang ruang jeumpa rumah sakit umum daerah RSUD Langsa. Korban mengalami
lembam di Teungkuk belakang seperti di hantam benda keras Dan kepalanya terluka seperti kena benda tajam.
Sementara Kapolres Langsa AKBP
Hariadi SH,S.ik melaui Kasatreskri AKP Muhamad Firdaus membenarkan ada kejadian
di desa Meurandeh,sekarang indetitas pelaku sudah kita kantongi dan dalam
pengejaran. | AT | RD| AB| ID|

