Bireuen | acehtraffic.com- Insiden pembacokan yang melibatkan Rusdi
(28) tahun warga Sukarame Kecamatan Makmur Bireuen, berat dugaan di picu oleh
hilang ganja yang sedang di jemur dipondok kebun milik Amiruddin (55) bapak
yang tewas setelah beberapa saat menjalani perwatan di RSU Dr Fauziah akibat
ditebas dengan parang oleh pelaku
Berdasarkan informasi yang
berhasil dihimpun acehtraffic.com, beberapa hari sebelum kejadian korban
(Amiruddin) sempat mengingatkan pelaku yang tak lain adalah masih hubungan saudara
itu, untuk tidak menjemur ganja di pondok kebunnya, dan jika pelaku tetap
menjemur, maka jangan salahkannya jika nanti dibuang.
Kejadian itu benar terjadi, entah
siapa pelakunya ganja yang dijemur benar –benar hilang, Mungkin karena
Amiruddin pernah mengutarakan akan membuang Ganja jika di jemur di pondok
kebunnya, maka sasaran Rusdi tidak lain, Amiruddin lah pelaku pembuang
ganjanya.
Setelah hilang ganja di kebun,
Rusdi juga kehilangan Ganja simpanan dirumah, dimana ibunya Rusdi juga membuang ganja simpanan
Rusdi. Hingga dia mengamuk dan memcahkan belasan piring. Diduga penyebab itu , Rusdi merasa
tersinggung dan marah kepada Amiruddin.
Selasa 5 Februari 2013 jelang
maggrib pelaku menunggu Amiruddin pulang dari kebun di jalan desa, setelah bertemu
keduanya sempat beradu mulut, mungkin Rusdi yang sudah memendam rasa amarah
karena ganjanya hilang, ia pun langsung menebas korban dikepala. Korban berteriak
minta tolong, warga yang melihat langsung memberikan pertolongan terhadap
Amiruddin yang terkapar berlumuran darah.
Sementara Rusdi setelah menebas
Amiruddin langsung pulang kerumah. Informasi insiden itu cepat menyebar,
sejumlah keluarga Amiruddin yang lain mencari Rusdi kerumah, disanalah Rusdi
mengamuk, dia mengayunkan parang secara membabi buta, hingga melahirkan 4
korban bacokan berikutnya, setelah melakukan aksinya Rusdi melarikan diri ke
Hutan.
Amiruddin Meninggal
Amiruddin atau Bang Bidin (55)
tahun yang mengalami luka bacok dikepala tidak dapat diselamatkan
nyawanya, setelah beberapa saat di rawat di RSU Dr Fauziah Bireuen, sekitar
pukul 23 :00 Wib, selasa 5 Maret 2013
malam menghembuiskan nafas terakhir. Dan sudah dikebumikan di kampung
halamannya Di desa Suka Ramee Kecamatanm Makmur Kab Bireuen pada siang Rabu 6
Maret 2013.
Sementara 4 korban lainnya masing
Amirullah (40) dengan luka koyak dikepala masih dirawat Di RSU Dr Fauziah
Bireuen. Sabri Alwi 35 mengalami luka dibagian paha dan tangan, M.Yasin Ilyas
15 tahun terkena dibagian tangan kanan dan Rusli Ismail (45) mengalami luka
ditangan, kini dirawat di Puskesmas Makmur.
Polisi Dan Masyarakat Buru Pelaku
Pemburuan pelaku yang dimulai
sejak Selasa 5 Maret 2013 malam belum membuahkan hasil, bahkan subuh Rabu 6
Maret 2013 warga sempat melihat Rusdi pulang kerumah dan kemudian pergi lagi.
Namun warga tidak berhenti disitu, hari ini warga dan polisi masih meburu
pelaku, namun hingga berita ini diturunkan pelaku belum ketangkap.
Siapa Rusdi
Rusdi belum menikah, sehari –hari
ia adalah lelaki pendiam. Dia merupakan pecandu ganja, setiap merokok ia selalu
membumbui dengan Ganja. Ganja yang sudah dikonsumsinya puluhan tahun itu,
bukanlah pesanan atau orderan dari agen penjual Ganja. Tapi Ganja yang
dikonsumsinya merupakan produk sendiri yang ia tanam di kebunnya.
Seorang warga Suka Ramee
mengatakan, Rusdi tiada hari tanpa Ganja. Menurut warga ini, dia menyediakan
ganja untuk kebutuhan dirinya dengan cara menanam beberapa batang secara
kontinyu di kebunnya.
,”Dia tidak tanam berhektar, tapi
paling dia tanam 5 atau 6 batang, untuk Dro jih, (Untuk konsumsi Pribadi ),”
Ujar warga.
Pastinya apapun ceritanya, hari
ini Rusdi telah membuat seorang warga meninggal, dan 4 lainnya terluka. Rusdi
sudah sangat berbahaya, tidak tertutup kemungkinan dia akan mengamuk terhadap
warga lain. Kita berharap pihak kepolisian segera menangkap Rusdi, si
beringas gara-gara ganjanya hilang digubuk jemuran. | AT | RD| .


