Lhokseumawe| acehtraffic.com- Peneliti asal
Belanda Dr. Annemarie Samuel mengunjungi team Yayasan
Permata Aceh Peduli (YPAP) di kantor Lhokseumawe untuk kepentingan penelitian doctoral-nya yang
dilakukan di Sumatera khususnya Aceh dan Medan mengenai Moralitas,
subjectivitas dan penderita HIV-AIDS. Selasa 5 Maret 2013
Fadli senior YPAP mengatakan penelitian yang dilakukukan
bukan untuk melihat angka-angka penderita, tetapi menyangkut subjectivitas
“baik-buruk” bagi seseorang dalam mengambil keputusan dalam berperilaku, begitu
penjelasan Annemarie dalam diskusi pertama setelah team YPAP memperkenalkan
staff dan presentasi singkat pelaksanaan program HIV-AIDS di Aceh.
Sementara itu Dr. Annemarie Samuel menambahkan kalangan intelektual Aceh
sendiri menurut Annemarie dalam beberapa diskusinya dengan dosen-dosen di
Univeristas terkemuka di Banda Aceh, terlihat masih terdapat stigma dan
diskriminasi terhadap ODHA, ini semua karena kurang informasi dasar hiv aids.
Salah satu indikatornya katanya diwaktu menyatakan dia akan melakukan
penelitian ini (morality, subjectivity, HIV/AIDS and the body in North Sumatra
and Aceh) hal ini disambut dengan respon spontannya .
“Dimana orang Eropa tahu kalau di Aceh sudah ada HIV dan AIDS, ini kan
memalukan orang Aceh dinegeri Syariat, penuh dimaksiat, apalagi dihubungkan
dengan moral,” katanya. | AT | RD| NF|

