News Update :

Eropa Tahu di Aceh ada HIV dan AIDS

Rabu, 06 Maret 2013


Lhokseumawe| acehtraffic.com- Peneliti asal Belanda Dr. Annemarie Samuel mengunjungi team Yayasan Permata Aceh Peduli (YPAP) di kantor Lhokseumawe untuk kepentingan penelitian doctoral-nya yang dilakukan di Sumatera khususnya Aceh dan Medan mengenai Moralitas, subjectivitas dan penderita HIV-AIDS. Selasa 5 Maret 2013

Fadli senior YPAP mengatakan penelitian yang dilakukukan bukan untuk melihat angka-angka penderita, tetapi menyangkut subjectivitas “baik-buruk” bagi seseorang dalam mengambil keputusan dalam berperilaku, begitu penjelasan Annemarie dalam diskusi pertama setelah team YPAP memperkenalkan staff dan presentasi singkat pelaksanaan program HIV-AIDS di Aceh.

Sementara itu Dr. Annemarie Samuel menambahkan kalangan intelektual Aceh sendiri menurut Annemarie dalam beberapa diskusinya dengan dosen-dosen di Univeristas terkemuka di Banda Aceh, terlihat masih terdapat stigma dan diskriminasi terhadap ODHA, ini semua karena kurang informasi dasar hiv aids.

Salah satu indikatornya katanya diwaktu menyatakan dia akan melakukan penelitian ini (morality, subjectivity, HIV/AIDS and the body in North Sumatra and Aceh) hal ini disambut dengan respon spontannya .

“Dimana orang Eropa tahu kalau di Aceh sudah ada HIV dan AIDS, ini kan memalukan orang Aceh dinegeri Syariat, penuh dimaksiat, apalagi dihubungkan dengan moral,” katanya. | AT | RD| NF|

Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016