
Acehtraffic.com - Tujuh Partai Islam Mesir menggalang aliansi politik terbaru. Situs al-Masry al-Youm Rabu (13/3) melaporkan, aliansi politik baru di Mesir "Aliansi Umat" terbentuk dan terdiri dari tujuh partai.
Para pemimpin al-Amal, al-Rayah, reformasi, Fadhilat, al-Shaab, Reformasi dan Partai Islam menggelar pertemuan bersama di Jizah, Kairo selatan. Ketujuh partai tersebut setuju dengan pembentukan aliansi yang mereka namakan "Aliansi Umat".
Magdi Qarqar, sekjen Partai al-Amal (Buruh) Mesir mengatakan, "Aliansi Umat hanya terdiri dari partai Islam dan setiap partai yang tidak memiliki permusuhan dengan Islam dapat bergabung dengan kami.
"Tujuan dari dibentuknya Aliansi Umat adalah melawan ketergantungan dengan asing, westernisasi, diktatorisme, korupsi, meningkatkan pembangunan, menjamin kebebasan, menerapkan keadilan sosial serta mencegah anasir rezim terguling berkuasa," tandas Qarqar.
Magdi Ahmad Hussein, anggota lain Partai al-Amal Mesir menyatakan, Partai al-Amal sebelumnya menuntut perlawanan terhadap mantan diktator Hosni Mubarak. Kini aliansi ini pasca kemenangan revolusi tetap menuntut direalisasikannya tujuan revolusi dan melepaskan Mesir dari pengaruh rezim Zionis serta Amerika Serikat.
Hazem Salah Abu Ismail, ketua Partai al-Raya menyatakan, kondisi Mesir saat ini tidak berbeda dengan awal revolusi dan mayoritas warga tidak puas dengan kinerja pemerintah. Ia mengaku Aliansi Umat akan berusaha merefleksikan kesulitan warga.
Abu Ismail menambahkan, Aliansi Umat menilai rakyat sebagai basis kekuatan dan tidak akan mengijinkan pribadi tertentu menguasai seluruh lembaga negara.| AT | M | Irib |
Para pemimpin al-Amal, al-Rayah, reformasi, Fadhilat, al-Shaab, Reformasi dan Partai Islam menggelar pertemuan bersama di Jizah, Kairo selatan. Ketujuh partai tersebut setuju dengan pembentukan aliansi yang mereka namakan "Aliansi Umat".
Magdi Qarqar, sekjen Partai al-Amal (Buruh) Mesir mengatakan, "Aliansi Umat hanya terdiri dari partai Islam dan setiap partai yang tidak memiliki permusuhan dengan Islam dapat bergabung dengan kami.
"Tujuan dari dibentuknya Aliansi Umat adalah melawan ketergantungan dengan asing, westernisasi, diktatorisme, korupsi, meningkatkan pembangunan, menjamin kebebasan, menerapkan keadilan sosial serta mencegah anasir rezim terguling berkuasa," tandas Qarqar.
Magdi Ahmad Hussein, anggota lain Partai al-Amal Mesir menyatakan, Partai al-Amal sebelumnya menuntut perlawanan terhadap mantan diktator Hosni Mubarak. Kini aliansi ini pasca kemenangan revolusi tetap menuntut direalisasikannya tujuan revolusi dan melepaskan Mesir dari pengaruh rezim Zionis serta Amerika Serikat.
Hazem Salah Abu Ismail, ketua Partai al-Raya menyatakan, kondisi Mesir saat ini tidak berbeda dengan awal revolusi dan mayoritas warga tidak puas dengan kinerja pemerintah. Ia mengaku Aliansi Umat akan berusaha merefleksikan kesulitan warga.
Abu Ismail menambahkan, Aliansi Umat menilai rakyat sebagai basis kekuatan dan tidak akan mengijinkan pribadi tertentu menguasai seluruh lembaga negara.| AT | M | Irib |
