
Bethlehem | acehtraffic.com - Dua warga Palestina meninggal pada hari Jumat setelah ditembak oleh penembak jitu di sebuah kamp pengungsi Suriah, dan petugas medis menemukan mayat seorang gadis muda yang tewas akibat tembakan, menurut pernyataan aktivis kelompok pemantau Palestina di Suriah.
Sebagaimana dilaporkan kantor berita Maan bahwa dua pria muda dari kamp pengungsi al-Hassineh ditemukan tewas pada Jumat. Kamp tersebut berada di bawah blokade selama 75 hari.
Sementara mayat Reem Qanou, seorang gadis muda, ditemukan tiga hari setelah penembakan di Yarmouk, kamp pengungsi terbesar Suriah, menurut kelompok tersebut.
Kelompok kerja Palestina mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat bahwa elemen Tentara Pembebasan Suriah menguasai jalanan di Yarmouk dan bentrok dengan rezim militer pada hari Kamis.
Secara terpisah, kebakaran terjadi di jalan Yarmouk dan meningkat karena kurangnya peralatan yang diperlukan untuk memadamkan api. Penembak jitu menyerang orang yang mencoba memadamkan api tersebut, menurut sumber kelompok tersebut.
Di kamp pengungsi al-Hassineh, pasukan keamanan Suriah melarang obat-obatan atau makanan masuk ke kamp, kata aktivis.
Sementara itu tembakan kuat menyebabkan keadaan panik di kamp pengungsi Daraa.
"Di samping warga Suriah, pengungsi Palestina yang tinggal dalam jumlah yang banyak di Rif Damaskus terancam terbunuh dalam jumlah yang jauh lebih besar dari sebelumnya," kata badan pengungsi PBB untuk Palestina UNRWA dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat.
"UNRWA menyesalkan penderitaan yang ditimbulkan pada warga sipil di Suriah dan menyerukan kepada semua pihak untuk melakukan segala kemungkinan untuk meredakannya, termasuk menahan diri melakukan konflik di daerah pemukiman," katanya. | AT | Z | MNA
