News Update :

PNS Meninggal Dilantik, Sejumlah Pejabat Dicopot

Selasa, 19 Februari 2013




Banda Aceh | acehtraffic.com- Gubernur Aceh Zaini Abdullah menuntaskan kekisruhan birokrasi administrasi di Aceh dengan mencopot sejumlah pejabat yang dinilai lalai, sehingga ada pejabat yang sudah meninggal namun telah dilantik sebelumnya.

Informasi yang diperoleh Tempo, Selasa, 19 Februari 2013, pejabat yang dicopot dari jabatan di antaranya Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Aceh, Nasrullah Muhammad, dan Kepala Biro Organisasi, Tabrani Usman. Kepala Biro Hukum dan Humas Setda Aceh, Makmur Ibrahim, juga diganti.

Pelantikan pejabat baru yang menggatikan mereka dilakukan Senin sore kemarin, bersama pelantikan beberapa pejabat lainnya. Nasrullah digantikan dengan TA Rasyid dan Tabrani digantikan dengan Azhari. Jabatan Makmur Ibrahim dibelah menjadi dua, Kepala Biro Umum diisi Edrian dan Kepala Biro Humas diisi oleh Nurdin F Joes.

Saat pelantikan, Gubernur Aceh Zaini Abdullah mengatakan, pelantikan tersebut adalah jawaban terhadap evaluasi yang dilakukan Pemerintah Aceh terhadap masalah yang muncul saat pelantikan 422 pejabat sebelumnya pada 5 Februari lalu.  "Komitmen untuk menciptakan aparatur pemerintah yang baik, sehingga masalah tidak terulang," katanya.

Dalam pelantikan 5 Februari, seorang pegawai yang sudah meninggal masuk dalam SK mutasi pejabat. Kemudian juga ada pegawai yang pernah tertangkap mesum menjadi pejabat di Badan Dayah Provinsi Aceh. Para pejabat tersebut juga sudah diganti.

Sebelumnya, Gubernur Aceh mengatakan Pemerintah Aceh telah disabotase dalam urusan administrasi. Itu dilakukan oleh para oknum yang ingin memperkeruh suasana dan menciptakan instabilitas terhadap Pemeritahan Aceh. Zaini kemudian meresponsnya dengan menggati sejumlah pejabat yang dinilai bermasalah.| AT | R | TEMPO|
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016