
New York | Acehtraffic.com - Kota New York, Amerika Serikat, memperingati lima tahun program penyebaran kondom gratis dengan slogan "NYC kondom, Silakan Ambil".
Program kondom gratis ini diluncurkan bersamaan dengan hari Kasih Sayang atau Valentine's Day pada tahun 2007 lalu. Selama lima tahun ini, berhasil disalurkan 10 juta kondom gratis. Kantor berita AFP, hari Minggu (17/2/2013) melaporkan, program kondom gratis ini dilancarkan dinas kesehatan kota New York, dan ini merupakan program kondom gratis yang pertama yang dilakukan sebuah pemerintahan kota.
Program ini dimulai dengan pembagian kondom gratis di kereta bawah tanah dengan tujuan untuk menghindari terjadi penyebaran penyakit lewat hubungan seksual. Program ini dinilai sukses mencegah jumlah kehamilan yang tak dikehendaki, penyebaran penyakit lewat hubungan seks termasuk juga penyebaran AIDS dan HIV.
Monica Sweeenei, asisten Komisioner Departemen Kesehatan New York City menegaskan, sejak diluncurkan tahun 2007, kondom dengan merek NYC memberikan contoh bagi kota lain untuk melakukan hal yang sama dengan kondom merek kota yang bersangkutan.
Akhirnya kota seperti Philadelphia, Los Angeles, dan Vancouver melakukan program kondom gratis dengan nama kota masing-masing. Dalam setengah tahun, New York membagi kondom gratis untuk paket premium, di mana terdapat 3.500 titik penyebaran mulai dari rumah sakit sampai ke bar, toko yang didesain khusus, organisasi bisnis dan komunitas, kelab malam dan klinik kesehatan.| AT | M | KP |
Program kondom gratis ini diluncurkan bersamaan dengan hari Kasih Sayang atau Valentine's Day pada tahun 2007 lalu. Selama lima tahun ini, berhasil disalurkan 10 juta kondom gratis. Kantor berita AFP, hari Minggu (17/2/2013) melaporkan, program kondom gratis ini dilancarkan dinas kesehatan kota New York, dan ini merupakan program kondom gratis yang pertama yang dilakukan sebuah pemerintahan kota.
Program ini dimulai dengan pembagian kondom gratis di kereta bawah tanah dengan tujuan untuk menghindari terjadi penyebaran penyakit lewat hubungan seksual. Program ini dinilai sukses mencegah jumlah kehamilan yang tak dikehendaki, penyebaran penyakit lewat hubungan seks termasuk juga penyebaran AIDS dan HIV.
Monica Sweeenei, asisten Komisioner Departemen Kesehatan New York City menegaskan, sejak diluncurkan tahun 2007, kondom dengan merek NYC memberikan contoh bagi kota lain untuk melakukan hal yang sama dengan kondom merek kota yang bersangkutan.
Akhirnya kota seperti Philadelphia, Los Angeles, dan Vancouver melakukan program kondom gratis dengan nama kota masing-masing. Dalam setengah tahun, New York membagi kondom gratis untuk paket premium, di mana terdapat 3.500 titik penyebaran mulai dari rumah sakit sampai ke bar, toko yang didesain khusus, organisasi bisnis dan komunitas, kelab malam dan klinik kesehatan.| AT | M | KP |
