News Update :

Penetapan Pemenang Gubernur Sulsel Bentrok, Waka Brimob Tertembak Senjata Rakitan

Kamis, 31 Januari 2013


Makassar | acehtraffic.com- Wakil Kepala Satuan Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat  Ajun Komisaris Besar Herman, 45 tahun, cidera robek pada bagian dada kanan. Begitu dilansir Tempo.Co,  Kamis 31 Januari 2013.

Media nasional itu menyebutkan, Luka perwira menengah itu diduga berasal dari senjata api rakitan jenis papporo, yang dilepaskan salah satu pendukung kandidat saat bentrok di Jalan Lagaligo.

Bentrok diduga melibatkan massa Calon Gubernur Sulsel Ilham Arief dan Syahrul Yasin Limpo- dua kubu yang bertarung dalam pemilihan gubernur- usai rapat pleno penetapan gubernur terpilih oleh KPU Sulsel di Hotel Singgasana.

"Sekarang, Pak Herman dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara," kata juru bicara Polda Sulselbar, Komisaris Besar Endi Sutendi, Kamis, 31 Januari. Herman sudah mendapatkan perawatan di Instalasi Gawat Darurat.

Herman diduga tertembak saat mencoba menghalau massa kedua kelompok agar tidak bertemu. Bentrok pendukung terjadi saat massa kubu Ilham, dari posko utama di Jalan Gunung Batu Putih, hendak membubarkan diri.

Kala melintas di Jalan Lagaligo, ada sekelompok orang yang diduga dari kubu Syahrul menyerang. Pendukung Ilham mengklaim enam korban terkena anak panah berasal dari pihaknya.

Dari pantauan wartawan Tempo, posko utama kubu Syahrul dan Ilham kini dijaga ketat aparat Brimob Polda Sulselbar dan TNI. Tampak pula disiagakan kendaraan taktis seperti watercanon, panser anoa dan baraccuda.

Aparat yang berjaga di posko utama mengenakan tameng dan tongkat pemukul. Adapun, aparat yang berjaga di titik pertemuan, seperti Jalan Lagaligo, merupakan pasukan khusus dengan badge merah di lengan. Mereka menggunakan senjata api dengan peluru tajam berjenis SS-1 dan AK-2000.

Berdasarkan data pada pilkada pemilihan gubernur propinsi Sulawesi Selatan, Selasa 22 Januari 2013  lembaga survei, Citra Publik Indonesia (CPI) jaringan Lingkaran Survei Indonesia Syahrul-Agus (52,87%), Ilham-Aziz (41,54%), Rudiyanto-Nawir (5,59%).Jaringan Survei Indonesia (JSI), Syahrul-Agus (53,05%), Ilham-Aziz (41,41%), Rudi-Nawir (5,54%).

Lembaga Indo-Barometer (IB) yang dipimpin Muhammad Qodari melansir Syahrul-Agus (54,28%), Ilham-Aziz (39,86%), Rudi-Nawir (5,74%). Sedangkan Celebes Research Centre (CRC) menempatkan Syahrul-Agus (53,05%), Ilham-Aziz (41,04%), Rudi-Nawir (5,74%).

Terakhir Adhyaksa Supporting House (ASH) yang berafiliasi ke Syahrul mencatat Syahrul-Agus (53,92%), Ilham-Aziz (40,16%), dan Rudi-Nawir (5,92%).

Pasangan Sayang yang diusung Golkar bersama 7 partai berbasis nasionalis-religius, unggul di 16 kabupaten/kota (CRC) , 14 (CPI-LSI), dan 17 (Indo Barometer).

Sementara pasangan IA yang diusung Demokrat, PKS dan 9 gabungan hanya menang di 8 daerah CRC), 9 daerah (CPI-LSI), dan 6 daerah (Indo Barometer).

Pasangan Garudana, yang diusung Gerindra dan koalisi 17 parpol menang di kabupaten Sinjai belaka. Partisipasi di pilgub yang digelar Selasa (22/1/2013) ini adalah 69,68 % dibanding pilgub |  AT | R | TEMPO| KOMPAS|



Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016