News Update :

Obama Bilang Perdana Menteri Israel Pengecut

Jumat, 18 Januari 2013

Acehtraffic.com - Presiden Amerika Barack Hussein Obama mengatakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pengecut sebab tidak mentaati kebijakan soal pembangunan perumahan di kawasan Tepi Barat, dikenal dengan wilayah E1. Obama menilai ini bakal menimbulkan ancaman besar untuk Negeri Bintang Daud jauh lebih berat dibanding selentingan nuklir Iran.

Surat kabar Haaretz melaporkan, Jumat (18/1), hal ini disampaikan oleh pejabat senior Gedung Putih Jeffrey Goldberg. Pernyataan Obama ini sekaligus menandai adanya keretakan hubungan antara dia dengan Netanyahu. Ada indikasi keduanya memang tidak lagi mesra selama permasalahan Timur Tengah bahkan kerap beda pendapat.

Goldberg mengatakan Obama berulang kali menilai Israel tidak tahu kepentingan terbaik untuk negaranya terutama soal kecaman dunia sebab Zionis tetap ngotot melanjutkan pembangunan permukiman di wilayah Yerusalem timur dan mengambil tanah Tepi Barat Palestina. Mereka inginkan itu untuk perumahan masa depan Yahudi. "Mereka juga harus siap dikucilkan oleh dunia," ujar Goldberg.

Keretakan hubungan Obama dan Netanyahu makin kentara saat presiden Negara Adidaya itu menunjuk Chuck Hagel sebagai menteri pertahanan. Hagel selama ini dikenal dengan pernyataannya yang menyerukan perdamaian di Timur Tengah hingga pencabutan sanksi nuklir Iran oleh Amerika. Dia juga dituding anti-semit lantaran selalu menolak menanda tangani hasil rapat pro-Israel dan berujar dia bukan senator untuk Zionis.

Goldberg juga mengatakan dalam waktu dekat Netanyahu bakal bertemu Obama setelah setahun lamanya mereka tidak jumpa. Ini berkaitan dengan pemilu Israel sebentar lagi digelar untuk melanggengkan kekuasaan Netanyahu. Sementara juru bicara Netanyahu enggan disebutkan nama tidak bersedia komentar soal rencana pertemuan ini.| AT | M | MR |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016