
Jakarta | acehtraffic.com - Tahun ini pemerintah menaikkan Tarif Tenaga Listrik (TTL) secara bertahap per tiga bulan 4,3%, dengan total 15% selama setahun. Namun subsidi listrik tetap akan membengkak. Kenapa?
Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini mengatakan, ada dua faktor yang menyebabkan subsidi listrik tetap tinggi tahun depan. Faktor tersebut adalah pertumbuhan konsumsi listrik dan meningkatnya elektrifikasi.
"Tetap tinggi karena pertumbuhan listrik 2013 ditargetkan tumbuh 9% dan elektrifikasi ditargetkan mencapai 77,65%, tahun 2014 ditargetkan capai 80%, artinya makin banyak masyarakat menggunakan listrik, pertumbuhan 9% artinya makin meningkat kebutuhan listrik, masyarakat yang pakai 900 Va bisa beli AC dan mesin cuci meningkat dayanya menjadi 1.300 Va, hal ini tentunya akan membuat subsidi listrik akan meningkat pula," jelasnya.
Seperti diketahui, subsidi listrik tahun berjalan di 2013 ditetapkan dalam APBN mencapai Rp 78,63 triliun. Kenaikan tarif listrik tahun ini 15% bisa menghemat subsidi hingga Rp 12 triliun. | AT | H | DT |
