
Banda Aceh | acehtraffic.com- Anggota Komisi E DPR Aceh dari
PKS, Tgk. Makhyaruddin Yusuf mendesak Dinas Pendidikan Aceh untuk memastikan
seluruh sekolah SLTA di Aceh terdaftar di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa
(PDSS) sebagai syarat mutlak bagi siswa kelas 3 untuk bisa ikut Seleksi
Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun ini.
Pernyataan itu dikeluarkan
Tgk. Makhyaruddin Yusuf di Banda Aceh, Selasa 22 Januari 2013, terkait masih
banyaknya sekolah SLTA di Aceh yang belum mendaftarkan sekolah dan siswanya di
Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS), sebagaimana dilansir Tim Sosialisasi
SNMPTN Unsyiah Tahun 2013.
“Saya mendesak Dinas
Pendidikan Aceh dan Kabupaten/Kota untuk menyurati kepala sekolah SLTA supaya
tidak lalai dan fokus dalam menyelesaikan tugas masing-masing, dengan
mendaftarkan sekolah dan siswa pada PDSS sebelum waktunya habis, masih ada
waktu dua minggu lagi untuk menyelesaikan masalah ini,” Tegas Makhyaruddin.
Anggota DPRA dari daerah
pemilihan Aceh Timur, Langsa, dan Tamiang tersebut juga menghimbau Dinas
Pendidikan untuk memfasilitasi proses pendaftaran tersebut dan mencari solusi
jika ada kendala di lapangan.
“Dinas Pendidikan harus pro aktif memfasilitasi sekolah yang
mengalami kendala teknis dalam proses pendaftaran PDSS, seperti jika ada
fasilitas Komputer yang tidak memadai, jaringan internet yang tidak tersedia,
atau masalah lain, supaya segera dicarikan solusi secepatnya,” imbuhnya.
Selanjutnya Tgk Makhyaruddin juga menghimbau kepala sekolah
supaya tidak lalai dalam menjalankan tugasnya.
,”Kepada seluruh Kepala
Sekolah SLTA di Aceh Kami himbau supaya fokus dan tidak lalai dalam menjalankan
tugasnya, karena jika sekolah dan siswa tidak terdaftar di PDSS maka yang
dirugikan adalah para siswa, mari kita sayangi anak didik kita,” himbau
Makhyaruddin.
Ia juga mamaklumi jika keterlambatan itu disebabkan oleh
fasilitas yang tidak memadai seperti komputer dan jaringan internet, tetapi Kepala
sekolah jangan hanya diam ketika menghadapi kendala tersebut, tetapi segera
berkoordinasi dengan Dinas pendidikan setempat.
“Jika menghadapi kendala dalam melakukan pendaftaran di PDSS,
Kepada sekolah segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, dan Dinas terkait
harus segera mencari solusi bersama-sama,” Tambah Makhyaruddin.
Politis PKS tersebut menegaskan supaya anggaran pendidikan yang
begitu besar dalam APBA dan APBK supaya dapat digunakan untuk meningkatkan
kualitas pendidikan sekaligus meningkatkan kinerja pihak-pihak yang terkait
dengan pendidikan.
“Anggaran pendidikan yang dialokasikan Pemerintah harus membawa
dampak signifikan dalam peningkatan kualitas pendidikan di Aceh, jangan sampai
urusan sepele seperti pendaftaran sekolah di PDSS tidak tuntas, karena akan
merugikan masyarakat terutama para siswa,” Tegas Makhyaruddin.
Sebagaimana diberitakan oleh
media massa sebelumnya, sebanyak 402 dari 794 kepala sekolah lanjutan tingkat
atas (kepsek SLTA) di Aceh saat ini belum mendaftarkan sekolah dan siswanya di
Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Tanpa terdata di PDSS, siswa tidak
bisa diterima di PTN. | AT | RD | RILIS|
