News Update :

Banjir Menerjang, 7 SPBU Tutup, Pertamina Rugi Rp.3,1 Miliar

Jumat, 18 Januari 2013

Jakarta | acehtraffic.com - Banjir yang mengepung Jakarta sejak kemarin hingga hari ini, Jumat (18/1), berhasil melumpuhkan sendi-sendi perekonomian dan bisnis ibu kota. Potensi kerugian dari terhentinya aktivitas bisnis pun mulai dihitung.

Banjir yang melanda Jakarta satu hari kemarin, membuat PT Pertamina menutup tujuh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) miliknya. Awalnya, ada enam SPBU yang ditutup, namun data terbaru menyebutkan ada 1 SPBU lain yang menyusul menghentikan operasionalnya.

"Ada tujuh SPBU yang ditutup sementara akibat banjir," ujar Direktur utama Pertamina Galaila Karen Agustiawan kepada wartawan saat mengunjungi korban banjir di Bidara Cina, Jakarta, Jumat (18/1).

General Manajer Fuel Retail Marketing Hasto Wibowo mengatakan, terhentinya aktivitas dan operasional tujuh SPBU tersebut, ada potensi kehilangan keuntungan penjualan BBM.

SPBU tersebut ditutup kurang lebih selama tiga hari. Total kehilangan keuntungan selama tiga hari tersebut sebesar Rp 3,1 miliar. "Itu sebenarnya bukan kerugian tetapi potensi kehilangan keuntungan penjualan BBM. Penjualan rata-rata per SPBU 30.000 liter dikalikan Rp 5.000 per hari," kata dia.

SPBU tersebut meliputi 2 SPBU di wilayah Jakarta Barat, 1 di Jakarta Pusat dan 4 di Jakarta Utara.| AT | M | MR |

Berikut daftar tujuh SPBU yang terpaksa tutup akibat terendam banjir:

1. SPBU Jl. Daan Mogot, samping Indosiar, Jakarta Barat.

2. SPBU di wilayah Green Garden, Jakarta Barat.

3. SPBU Jl. Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

4. SPBU Jl. Budimulia, Pademangan, Jakarta Utara.

5. SPBU Jl. Raya Kapuk Kamal, Jakarta Utara.

6. SPBU Jl. RE Martadinata, Jakarta Utara.

7. SPBU Jl. Kampung Bandan, Jakarta Utara.
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016