Aceh Tamiang | acehtraffic.com- Yayasan
Pusat Pemberdayaan Penyandang Cacat Aceh (YP3C-A),serahkan bantuan untuk
penandang cacat di Aceh Tamiang. Rabu 19 Desember 2012. Peralatan untuk penyandang cacat tersebut diserahkan usai pelantikan pengurus YP3C-A Kabupaten Aceh Tamiang di Aula Bappeda Aceh Tamiang, Selasa 18 Desember 2012.
Drs Sanusi Maha mengatakan,
YP3C-A lahir pada tanggal 13 Mei 2005, atas inisiatif kepedulian terhadap isu
kecacatan pasca gempa bumi dan tsunami yang menerjang Aceh ditahun 2004 lalu.
“Sesuai UU RI nomor 4/1997 dan PP RI nomor
43/1998 menekankan agar pemerintah dan masyarakat wajib melakukan pembinaan
upaya peningkatan kesejahteraan sosial bagi penyandang cacat”, katanya.
YP3C-A memiliki ruang lingkup
kegiatan membantu para penyandang cacat di Aceh untuk mendapatkan pelayanan
yang memadai, memperjuangkan acces terhadap fasilitas kesehatan secara
berkelanjutan, membantu untuk mandiri melalui modal usaha.
Membina kelompok berbasis profesi sehingga mampu secara kolektif terhadap hak-hak penyandang cacat dalam pembangunan, membantu anak cacat dan anak dari penyandang cacat untuk penyediaan beasiswa dan membangun kerjasama yang baik dengan pemerintah dan lembaga non pemerintah.
Membina kelompok berbasis profesi sehingga mampu secara kolektif terhadap hak-hak penyandang cacat dalam pembangunan, membantu anak cacat dan anak dari penyandang cacat untuk penyediaan beasiswa dan membangun kerjasama yang baik dengan pemerintah dan lembaga non pemerintah.
Sementara itu, Ketua YP3C-A
Kabupaten Aceh Tamiang, Jufniar Jaffar, S.Psi melaporkan pada acara tersebut,
meskipun dirinya telah dilantik di Banda Aceh pada tanggal 8 November 2012
berdasarkan surat keputusan (SK) nomor 222/BA/YP3C-Aceh/XI/2012 sudah bekerja
untuk membantu penyandang cacat di Aceh Tamiang.
Untuk tahap pertama pihaknya membantu
kaki palsu sebanyak 3 orang penyandang cacat yaitu, Tidar Santoso, Murni dan
Muhammad Ri dho.
Tahap kedua membantu operasi kaki
Wahyu Syafriza, Lisa Ariska. Operasi tangan bengkok Mutia Fadillah, operasi
tumor hidrosefalus Rahmatullah.
Namun keempat orang tersebut
belum bisa di operasi karena harus menunggu jadwal dokter RS Ortopedi Kisaran.,” Insya Allah diperkirakan bulan
Februari operasi akan terlaksana”, ujar Jufniar.
Jufniar Jaffar mengharapkan
kepada Pemkab Aceh Tamiang agar memperhatikan para penyandang cacat di Aceh
Tamiang karena bagaimanapun ini merupakan tugas yang mulia.
“Semoga dengan adanya YP3C-A di
Aceh Tamiang bisa lebih membantu dan memberdayakan penyandang cacat sehingga
bisa meminimalisir angka penyandang cacat yang meminta derma di jalanan”,
ujarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri Kadis Sosial, Tenagakerja dan
Transmigrasi, Basyaruddin, SH, Kepala Bappeda, T. Hayatul Kamal, Kabag Kesra,
Patria Kelana, Skm dan Sekretaris Dinas Kesehatan Dr H M Nur Fajri, M.Kes. AT |
RD | NJW|








