
Acehtraffic.com - Menteri Pertahanan Republik Islam Iran, Ahmad Vahidi mengkonfirmasikan kesiapan Tehran untuk mempersenjatai militer Lebanon. "Jika tercapai kesepakatan kedua pihak, maka kami akan langsung memberi jawaban positif," tandas Vahidi.
"Kami siap memberi jawab positif jika tercapai kesepakan kedua pihak terkait masalah ini," ungkap Vahidi saat diwawancarai Kantor Berita Tasnim (Senin 24/12) terkait permintaan Lebanon kepada Iran untuk mempersenjatai militernya.
Ia menambahkan permintaan ini telah lama diajukan dan kami pun menyatakan jika mereka mengajukan permohonan resmi maka kami siap untuk mengabulkannya.
Hussein Hajj Hassan, salah satu menteri di kabinet Lebanon beberapa waktu lalu di sela-sela sidang kabinet mengatakan, "Lebih baik dengan membentuk komite khusus dari negara-negara Arab guna meminta bantuan militer serta komite tersebut berkunjung ke Iran serta isu ini dibahas secara serius."
Hajj Hassan sejak saat itu menegaskan, "Ini adalah hak kami sehingga sahabat dan saudara kami membantu dalam mempersenjatai militer Lebanon."
Beberapa waktu lalu, Duta besar Iran di Lebanon, Ghazanfar Roknabadi saat diwawancarai Koran Minbar al-Tauhid mengatakan, permohonan Lebanon kepada Iran untuk mempersenjatai militernya tengah dikaji.
Menteri Pertahanan Iran di bagian lain wawancaranya menyebutkan perkembangan sistem anti rudal S-300. "S-300 tengah menjalani prosesnya dan tidak ada perkembangan baru," kata Vahidi.| AT | M | Irib |
"Kami siap memberi jawab positif jika tercapai kesepakan kedua pihak terkait masalah ini," ungkap Vahidi saat diwawancarai Kantor Berita Tasnim (Senin 24/12) terkait permintaan Lebanon kepada Iran untuk mempersenjatai militernya.
Ia menambahkan permintaan ini telah lama diajukan dan kami pun menyatakan jika mereka mengajukan permohonan resmi maka kami siap untuk mengabulkannya.
Hussein Hajj Hassan, salah satu menteri di kabinet Lebanon beberapa waktu lalu di sela-sela sidang kabinet mengatakan, "Lebih baik dengan membentuk komite khusus dari negara-negara Arab guna meminta bantuan militer serta komite tersebut berkunjung ke Iran serta isu ini dibahas secara serius."
Hajj Hassan sejak saat itu menegaskan, "Ini adalah hak kami sehingga sahabat dan saudara kami membantu dalam mempersenjatai militer Lebanon."
Beberapa waktu lalu, Duta besar Iran di Lebanon, Ghazanfar Roknabadi saat diwawancarai Koran Minbar al-Tauhid mengatakan, permohonan Lebanon kepada Iran untuk mempersenjatai militernya tengah dikaji.
Menteri Pertahanan Iran di bagian lain wawancaranya menyebutkan perkembangan sistem anti rudal S-300. "S-300 tengah menjalani prosesnya dan tidak ada perkembangan baru," kata Vahidi.| AT | M | Irib |
