News Update :

Silfa Kutuk Pengancaman Terhadap Jurnalis Peliput Ilegal Logging Di Aceh Timur

Jumat, 14 Desember 2012

Banda Aceh | acehtraffic.com – LSM Selamatkan Isi Alam Flaura dan Fauna (SILFA) mengutuk keras pengancaman terhadap wartawan RCTI saat meliput illegal logging di wilayah Peureulak Aceh Timur. Jumat, 14 Desember 2012.

“Kita mengutuk keras kasus itu,” ujar Direktur SILFA Aceh, Irsyadi Harisitora S.hut kepada The Aceh Traffic.

Irsyadi menambahkan, pengancaman tersebut berani dilakukan karena pasti ada bekingnya dibelakang. Hal tersebut memang sering sering terjadi di mafia kayu.

Mengapa harus diancam kawan-kawan jurnalis, padahal jurnalis memiliki tugas yang sangat mulia dan memberikan informasi kepada masyarakat luas. Dimana kita tidak mengetahui, dengan adanya jurnalis kita bisa mengetahui setiap informasi.

Selain itu, LSM SILFA juga meminta pihak keamanan untuk segera menindak pelaku pengancaman tersebut. Agar tidak ada lagi penjahat-penjahat yang bertindak seperti itu.

Irsyadi juga mengungkapkan, sebelum tsunami, permainan kayu yang dibeckingi mafia kayu dari oknum-oknum dari institusi tertentu, namun pasca tsunami yang menjadi becking kayu menjadi bertambah, yaitu para mantan combatan pun ikut ambil peran.

“Kita mengharapkan kepada aparat penegak hukum untuk merspon serius kasus  ini,” tutur Irsyadi Haristora S.hut.| AT | AG | DD |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016