News Update :

Proyek Interkoneksi Listrik Kerjasama PLN dan TNB Malaysia Bakal Dikomersialkan Tahun 2018

Kamis, 20 Desember 2012



Kuala Lumpur | acehtraffic.com - Proyek jaringan listrik ASEAN atau ASEAN Power Grid kerjasama antara Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan perusahaan tenaga listrik milik pemerintah Malaysia Tenaga Nasional Berhad (TNB) senilai Rp 3,6 Triliun diperkirakan mulai dikomersialkan menjelang tahun 2018.

Sebagaimana dilansir Harian Metro Malaysia, Kamis, 20 Desember 2012, Wakil Presiden (Transmisi) TNB, Datuk Rozimi Remeli mengatakan, proyek jaringan listrik berskala besar itu dimulai awal tahun depan dengan konstruksi stasiun pembangkit listrik di Teluk Gong, Alor Gajah dan jaringan kabel bawah laut ke Pulau Rupat, Indonesia yang mencakup jarak keseluruhan sejauh 358 kilometer termasuk ke Garuda Sakti, Pekan Baru, Indonesia.

"Proyek senilai RM1.2 miliar (Rp 3,6 Triliun) ini mampu menghasilkan daya listrik maksimal 600 megawatt (MW) pada satu waktu. Biaya ini meliputi pembangunan stasiun pembangkit listrik di Teluk Gong dan kabel bawah laut ke Pulau Rupat sejauh 53 km.

"Setelah selesai, daya energi listrik yang disalurkan TNB bakal memberikan layanan untuk distribusi penduduk sebesar negeri Pulau Pinang di Pekan Baru," katanya setelah menyerahkan sisa pembayaran pembelian tanah antara TNB dengan Perbadanan Kemajuan Negeri Melaka (PKNM) senilai RM6.272 juta kepada Ketua Menteri Melaka, Datuk Seri Mohd Ali Rustam di Seri Bendahara, Ayer Keroh, kemarin.

Ia mengatakan, pembelian tanah seluas 12,8 hektar di Teluk Gong itu senilai RM13 juta untuk membangun stasiun pembangkit listrik 275 kilowatt (kW) termasuk instalasi transmisi.

Katanya, proyek jaringan kabel sepanjang 358 km itu dipasang mencakup kabel dasar laut melintasi Selat Malaka ke Pulau Rupat (53 km), kabel atas tanah sepanjang Pulau Rupat (30 km) dan dihubungkan dengan kabel dasar laut sepanjang 275 km ke Garuda Sakti, Pekan Baru. | AT | Z | myMetro
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016