
Acehtraffic.com - Sebuah laporan menunjukkan kesenjangan menganga pada tingkat pengangguran di Inggris, di mana jumlah perempuan etnis minoritas menganggur dua kali lebih banyak dibanding perempuan kulit putih pada usia dan pengalaman yang sama.
Menurut laporan yang dirilis oleh komite semua kelompok pada ras dan masyarakat di parlemen Inggris, tingginya tingkat pengangguran itu dialami oleh warga etnis Pakistan, Bangladesh dan perempuan kulit hitam pada khususnya.
Dalam laporan itu disebutkan "Diskriminasi terjadi pada setiap tahap proses perekrutan - ketika menilai lamaran kerja, selama wawancara, di dalam agen-agen perekrutan serta di lingkungan kerja itu sendiri."
"Muslimah yang mengenakan jilbab juga melaporkan terjadinya diskriminasi dan perempuan dari ketiga enis itu melaporkan pertanyaan tentang perkawinan dan anak."
Pertanyaan itu dikaitkan dengan asumsi bahwa Muslimah ingin berhenti bekerja setelah punya anak.
Laporan yang dipublikasikan The Daily Telegraph itu juga menyebutkan mengatakan Muslimah diminta untuk melepas jilbab mereka dan dipaksa mengubah nama mereka agar terdengar lebih Inggris.| AT | M | Irib |
Menurut laporan yang dirilis oleh komite semua kelompok pada ras dan masyarakat di parlemen Inggris, tingginya tingkat pengangguran itu dialami oleh warga etnis Pakistan, Bangladesh dan perempuan kulit hitam pada khususnya.
Dalam laporan itu disebutkan "Diskriminasi terjadi pada setiap tahap proses perekrutan - ketika menilai lamaran kerja, selama wawancara, di dalam agen-agen perekrutan serta di lingkungan kerja itu sendiri."
"Muslimah yang mengenakan jilbab juga melaporkan terjadinya diskriminasi dan perempuan dari ketiga enis itu melaporkan pertanyaan tentang perkawinan dan anak."
Pertanyaan itu dikaitkan dengan asumsi bahwa Muslimah ingin berhenti bekerja setelah punya anak.
Laporan yang dipublikasikan The Daily Telegraph itu juga menyebutkan mengatakan Muslimah diminta untuk melepas jilbab mereka dan dipaksa mengubah nama mereka agar terdengar lebih Inggris.| AT | M | Irib |
