News Update :

Mata Minta Polisi Buka Kasus Pinjaman 1,5 Milyar Mantan Bupati Bireuen

Senin, 17 Desember 2012


Bireuen | acehtraffic.com – Lembaga swadaya masyarakat Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) meminta Polres Bireuen mengusut tuntas dan membuka kepada masyarakat terkait  pinjaman 1,5 milyar yang dilakukan oleh Nurdin Abdul Rahman, mantan Bupati Bireuen. Senin 17 Desember 2012


Sebagaimana diketahui mantan bupati Bireuen Nurdin Abdurahman pernah melakukan pinjaman pada RSUD Fauziah Bireuen sebesar Rp. 1,5 miliar pada tahun 2011. Menurut  Lsm mata peminjaman tersebut tanpa sepengetahuan DPRK Bireuen.



,”Kami melihat, ini merupakan praktek penyalahgunaan kewenangan yang merugikan keuangan daerah dan berpotensi terjadinya tindak pidana korupsi,” ujar Boy



Untuk itu, kata Boy,  dalam pengungkapan kasus ini mendesak kepala Polres Bireuen untuk menelusuri seluruh aliran dana pinjaman tersebut, karena tidak tertutup kemungkinan juga di terima oleh oknum-oknum lain.



 ,” Semoga Polres Bireuen dapat mengungkapkan secara terbuka dan transparan sehingga masyarakat mengetahui dan dapat memantau kasus ini,” Tambah Boyhaki



Tak hanya itu, MaTA juga berharap agar Polres Bireuen lebih bijak dalam melihat sebuah kasus, LSM itu mencontohkan beberapa waktu yang lalu Polres Bireuen telah men-SP3-kan kasus dugaan korupsi pengadaan mobil dinas Pemkab Bireuen jenis Mitsubishi Strada Triton tahun 2008 dengan alasan tersangka sudah mengembalikan kerugian Negara.



Padahal dalam UU no 20 tahun 2001, pasal 4 menegaskan bahwa pengembalian kerugian keuangan negara atau perekonomian negara tidak menghapuskan dipidananya pelaku tindak pidana.



Dan khusus untuk kasus 1,5 Milyar Polres Bireuen tak mesti harus menunggu diselesaikan tepat waktu oleh Majelis Pertimbangan Tuntutan Ganti Rugi (MPTGR). Pasalnya, kalau pun kasus tersebut diselesaikan dan kerugian Negara di kembalikan, unsur tindak pidana tidak akan hilang sebagaimana di tegaskan dalam pasal 4 UU no 20 tahun 2001.  | AT | RD | RI |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016