News Update :

Serangan Udara Israel Tewaskan 11 Orang dan Melukai 70 Orang

Senin, 19 November 2012


Bethlehem | acehtraffic.com - Berbagai serangan udara menewaskan sebelas orang dan melukai setidaknya 70 orang akibat serangan Israel di Jalur Gaza yang memasuki hari keenam, Senin, kata seorang reporter Ma'an.

Muhammed Iyad Abu Zour, 4 tahun, Abu Zour, 19 tahun, Ahed Al-Qatati, 38 tahun, dan Sahar Abu Zour tewas setelah serangan udara yang menghantam sebuah rumah di kawasan al-Zaitoun Kota Gaza.

Muhammad Salameh Jundi, 31 tahun, tewas di kawasan al-Shujaiyeh, Imad Abu Hamda, 30 tahun, tewas dalam kamp pengungsi al-Shati, dan Jalal Nasr, 35 tahun, meninggal karena luka yang dideritanya dalam serangan di Jabalia, bagian utara Gaza.

Bayi berusia 18 bulan, Rama al-Shandi, juga dilaporkan tewas dalam serangan itu.

Tiga puluh orang lainnya luka-luka dalam serangan itu dan wartawan di Kota Gaza mengatakan ledakan besar pada pukul 2 pagi merusak sebuah bangunan kantor polisi.

Di Rafah, Sabha al-Hashash, 60 tahun, tewas dan tiga lainnya luka-luka saat pesawat tempur menghantam rumah Mahmoud al-Hashash. Korban yang terluka dibawa ke rumah sakit dengan cedera sedang.

Sebuah serangan udara kedua menghantam suatu wilayah di utara Rafah, menewaskan Ahmad Hussein Agha dan Saif al-Sadiq dan melukai satu orang lainnya.

Seorang jurubicara militer Israel mengatakan, tidak ada laporan serangan roket sejak tengah malam.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon dijadwalkan tiba di Kairo untuk mendiskusikan upaya gencatan senjata yang sedang berlangsung yang dipimpin oleh Mesir.

Izzat Risheq, seorang pembantu dekat pemimpin Hamas di pengasingan Khalid Mashaal, menulis dalam pesan Facebooknya bahwa Hamas akan menyetujui gencatan senjata setelah Israel "menghentikan agresinya, mengakhiri kebijakan pembunuhan yang ditargetkan dan membuka blokade Gaza".

Sementara daftar persyaratan Israel, Wakil Perdana Menteri Israel Moshe Yaalon menulis di akun Twitter: "Jika ada tenang di selatan dan tidak ada roket dan rudal yang ditembakkan terhadap warga Israel, atau serangan teroris dirancang dari Jalur Gaza, kami tidak akan menyerang."

Sebanyak 88 warga Palestina telah tewas sejak Israel melancarkan Operasi Pilar Pertahanan pada hari Rabu, setelah membunuh komandan militer Hamas Ahmad al-Jaabari. | AT | Z | MNA
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016