News Update :

Sebagian Besar Wanita Usia Reproduksi di China Menjadi Perokok Pasif

Rabu, 07 November 2012



Beijing | acehtraffic.com - Lebih dari setengah wanita berusia 15 hingga 49 di China sering terkena asap rokok (perokok pasif), menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Lebih dari setengah wanita usia reproduksi menderita perokok pasif di tempat kerja, menurut survei yang dilakukan bersama oleh WHO, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China dan mitranya AS.

Persentase wanita yang menderita perokok pasif di rumah hampir 75 persen di daerah pedesaan, sedangkan di daerah perkotaan hanya 50 persen, hasil survei itu menunjukkan.

Data statistik juga menunjukkan bahwa China menduduki urutan teratas dari daftar 14 negara berkembang, termasuk India dan Brasil, dalam hal persentase angka usia reproduksi wanita yang mengalami perokok pasif.

"Terkena rokok pasif bagi wanita usia reproduksi dapat menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan reproduksi, seperti komplikasi kehamilan, gangguan pertumbuhan janin, kelahiran prematur, bayi lahir mati, dan kematian bayi," kata Dr Michael O'Leary, perwakilan WHO di China.

O'Leary mengatakan menciptakan lingkungan 100 persen bebas asap rokok adalah satu-satunya cara untuk melindungi masyarakat dari bahaya perokok pasif.

Cina dalam rencana pengembangannya untuk periode Lima Tahun ke-12 (2011-2015) berjanji untuk mengupayakan pemberlakuan bebas asap rokok di tempat-tempat umum di negara itu. Sebuah peraturan yang diperkenalkan oleh Departemen Kesehatan pada bulan Mei melarang merokok di tempat umum tertutup dan tempat kerja. | AT | Z | Xinhua
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016