Kota Gaza | acehtraffic.com - Sebuah kesepakatan gencatan senjata yang diprakarsai Mesir mengenai konflik Gaza akan mulai berlaku pada hari Selasa, seorang pejabat Hamas mengatakan.
"Sebuah kesepakatan untuk ketenangan telah dicapai. Kesepakatan itu akan diumumkan pada pukul 9.00 malam waktu setempat dan mulai diberlakukan pada tengah malam," kata pejabat Hamas Ayman Taha kepada Reuters dari Kairo, di mana upaya itu sedang berjalan untuk mengakhiri tujuh hari permusuhan.
TV Al-Jazeera melaporkan bahwa Sekjen Jihad Islam Ramadhan Abdullah Shallah dan pejabat Mesir juga akan mengambil bagian dalam konferensi pers pada pukul 9 malam (waktu setempat).
Saluran TV tersebut mengatakan ketentuan dalam perjanjian itu adalah menghentikan pembunuhan yang ditargetkan Israel, memudahkan penyeberangan perbatasan, dan Gaza menghentikan serangan roket ke Israel.
Juru bicara pemerintah Israel Mark Regev mengatakan kepada CNN bahwa kesepakatan itu belum selesai dan "bola masih dalam permainan."
"Sampai Anda berada di sana, anda tidak di sana," katanya.
Sebelumnya pada hari Selasa, Presiden Mesir Muhammad Mursi mengatakan bahwa "agresi Israel" terhadap Gaza akan berakhir di kemudian hari, menurut kantor berita negara Mesir MENA.
"Upaya untuk menyimpulkan gencatan senjata antara pihak Palestina dan Israel akan menghasilkan hasil yang positif dalam beberapa jam ke depan," katanya seperti dikutip.
Kesepakatan gencatan senjata diharapkan dapat mengakhiri kekerasan yang telah menyebabkan 140 Warga Palestina tewas dan lebih dari 900 terluka sejak Israel melancarkan serangannya ke Gaza setelah membunuh komandan militer Hamas Ahmad al-Jaabari Rabu.
Militer Israel telah memborbardir lebih dari 1.000 target sejak Rabu, menyebabkan kerusakan parah terhadap infrastruktur sipil di Jalur Gaza.
Tiga warga Israel tewas dalam serangan roket Kamis lalu. | AT | | Reuters | MNA
