News Update :

Orang Gemuk Cenderung Lebih Bahagia & Periang, Ini Alasannya

Kamis, 22 November 2012



Jakarta | Acehtraffic.com - Penasaran kenapa Sinterklas yang gemuk itu selalu tertawa? Mungkin karena image orang yang bertubuh tambun identik dengan periang dan baik hati. Secara ilmiah, ada benarnya juga lho. Sebab penelitian menemukan gen pemicu obesitas ternyata membuat orang jadi merasa bahagia.

Gen ini disebut dengan FTO, yaitu faktor genetik yang paling berperan penting di balik obesitas. Ternyata gen ini memperkecil kemungkinan seseorang menderita depresi. Temuan ini bisa membantu menjelaskan mengapa orang bertubuh tambun cenderung lebih bahagia.

Awalnya peneliti mempertanyakan asumsi bahwa obesitas dapat memperkuat depresi dan sebaliknya. Alasannya, orang obesitas dianggap lebih rentan stres karena penampilannya. Orang yang depresi juga mungkin jadi rentan kelebihan berat badan karena gaya hidupnya yang kurang aktif dan kebiasaan makan yang tidak sehat.

"Ternyata perbedaan yang kami temukan sangat kecil dan tidak akan membuat perbedaan besar dalam perawatan pasien sehari-hari. Namun kami telah berhasil menemukan dasar molekuler baru mengenai depresi," kata peneliti, dr David Meyre seperti dikutip dari Telegraph, Kamis 22 November 2012.

Dalam penelitian baru ini, para ilmuwan memeriksa data 17.200 sampel DNA yang disumbangkan oleh para relawan dari 21 negara berbeda sebagai bagian dari proyek Population Health Research Institute.

Peneliti menemukan bahwa varian gen FTO terbukti dapat meningkatkan risiko obesitas, namun juga berkaitan dengan penurunan risiko depresi. Kesimpulan yang sama ternyata dikonfirmasi oleh 3 penelitian besar lain.

Penelitian sebelumnya terhadap saudara kembar dan saudara kandung telah menemukan bahwa 40 persen kasus depresi diakibatkan oleh keturunan. Sayangnya, belum ada penelitian yang dengan tegas menghubungkan gen tertentu dengan kecenderungan depresi. | AT | H | DT |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016