
Kota Gaza | acehtraffic.com - Kantor Agen Berita Perancis (AFP) di Jalur Gaza telah mengalami serangan udara Israel.
Seorang fotografer AFP yang tidak disebutkan namanya mengatakan dia berada di lantai empat gedung tersebut, saat tiga roket menghantam lantai enam pada Selasa malam.
Serangan udara Israel di Jalur Gaza menewaskan tiga wartawan Palestina di mobilnya pada hari Selasa.
Dua dari mereka yang tewas adalah juru kamera yang bekerja untuk Al-Aqsa TV. Mohammed Thouraya, kepala stasiun itu, mengatakan keduanya sedang berkendara dalam mobil dengan tanda pers di Kota Gaza pada Selasa sore, tak lama setelah mengakhiri tugas di Rumah Sakit al-Shifa kota itu.
Thouraya menambahkan bahwa mayat keduanya, Mohammed al-Koumi dan Hussam Salam, terbakar parah.
Stasiun berita yang berbasis di Moskow Russia Today melaporkan pada 18 November bahwa kantornya di lantai atas Showa Media Center di Kota Gaza "hancur setelah serangan udara Israel menghantam gedung tersebut."
Serangan itu terjadi setelah kantor saluran televisi Iran berbahasa Inggris, Press TV, di Gaza terkena dua kali serangan pada hari sebelumnya.
Selama pemboman itu, seorang juru kamera Press TV menderita luka-luka.
Petugas medis di Gaza mengatakan 21 warga Palestina tewas pada hari Selasa. Seorang tentara Israel dan seorang warga sipil tewas ketika roket meledak di dekat perbatasan Gaza.
Petugas medis Gaza mengatakan lebih dari 140 orang telah tewas dalam serangan Israel, sebagian besar warga sipil.
Keseluruhan lima warga Israel tewas, termasuk tiga warga sipil, yang tewas pekan lalu. | AT | Z | PressTV
