News Update :

Israel Bombardir Bangunan Gedung Pemerintah di Gaza

Rabu, 21 November 2012



Kota Gaza | acehtraffic.com - Pesawat-pesawat tempur dan angkatan laut Israel membombardir Jalur Gaza pagi Rabu pagi, menghancurkan beberapa gedung pemerintah.

Militer Israel mengatakan pihaknya menghantam "puluhan situs infrastruktur teror di seluruh Jalur Gaza" termasuk Departemen Keamanan Dalam Negeri,  dan terowongan yang digunakan untuk mengangkut bahan bakar.

"Tentara Angkatan Laut Israel menargetkan lokasi peluncuran roket, sebuah pos Hamas dan struktur yang digunakan untuk kegiatan teror Hamas," kata militer dalam sebuah pernyataan.

Di selatan Gaza, Israel membom kompleks keamanan al-Karama, sebelah barat Rafah, dan meratakan kantor polisi di Khan Younis, juga merusak beberapa bangunan di sekitarnya.

Gedung pemerintah Abu Khadra di tengah Kota Gaza terkena beberapa kali hantaman bom. Serangan itu juga merusak kantor Al Jazeera dan The Associated Press.

Beberapa saat sebelum tengah malam, serangan Israel menargetkan bangunan perumahan kantor Agence France-Presse (AFP) Kota Gaza, kata seorang fotografer AFP. Dia mengatakan setidaknya tiga serangan tampaknya telah menghantam lantai enam.

Militer Israel mengatakan pihaknya menghantam "pusat operasi intelijen Hamas dengan sengaja yang terletak di sebuah bangunan media di Jalur Gaza."

Selama empat hari berturut-turut serangan udara Israel merusak bangunan perumahan kantor media. Pada hari Selasa, serangan udara menewaskan tiga wartawan.

Militer Israel mengatakan perisai pertahanan Iron Dome telah mencegat dua roket yang ditembakkan di daerah padat penduduk sejak tengah malam. Brigade al-Qassam mengatakan pihaknya menembakkan lima rudal di Ofakim sesaat sebelum tengah malam dan lima roket jatuh di Ashdod Selasa pagi.

Pembicaraan di Kairo gagal menghasilkan gencatan senjata pada hari Selasa, dan Menlu AS Hillary Clinton mengisyaratkan gencatan senjata bisa memakan waktu beberapa hari untuk mencapai kesepakatan, setelah pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

"Dalam hari-hari ke depan, Amerika Serikat akan bekerjasama dengan mitra kami di sini di Israel dan di seluruh kawasan untuk hasil lebih baik untuk ketenangan Israel dan rakyat Jalur Gaza. Kami bergerak menuju perdamaian yang komprehensif bagi seluruh rakyat wilayah ini," terang Clinton.

Clinton dijadwalkan bertemu Presiden Mahmoud Abbas di Ramallah, Rabu.

Sebanyak 145 warga Palestina telah tewas sejak Israel melancarkan "Operation Pillar of Cloud" pada 14 November setelah membunuh seorang pemimpin militer Hamas. | AT | Z | MNA
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016