
Benghazi | Acehtraffic.com - Seorang ulama Libya dibunuh di kota Benghazi, Libya, Jumat (2/11/2012) ketika sedang menuju masjid untuk mengumandangkan adzan Subuh, kata seorang pejabat kementerian dalam negeri kepada AFP.
"Orang-orang bersenjata tak dikenal menembak Sheikh Abdullah al-Fussay di depan Masjid Abu Ayyub al-Ansari", kata seorang juru bicara kantor Kemendagri Libya di Benghazi.
Kementerian Urusan Agama Libya menugasi ulama berusia 70 tahun itu di masjid tersebut, tempat para pelajar bisa berlatih menghafal Al-Quran.
Tokoh-tokoh agama sejauh ini terhindar dari gelombang pembunuhan yang melanda Libya timur.
Puluhan pejabat yang memiliki hubungan dengan rezim terguling Muamar Khadafi tewas dalam serangan-serangan yang diyakini sebagai aksi pembalasan muslim garis keras yang telah bebas dari penjara.
Pada Rabu (31/10/2012), seorang mantan anggota komite revolusi era Khadafi dibunuh di kota Derna, Libya timur, yang merupakan daerah bergolak dan dikuasai kelompok militan yang menolak demokrasi ala Barat.
Militan Libya secara historis terpusat di wilayah timur negara itu dan mengirim gerilyawan ke Afghanistan, Irak dan kini Suriah.
Kelompok itu dituduh bertanggung jawab atas serangan 11 September terhadap konsulat AS di Benghazi yang menewaskan empat orang warga AS, termasuk Duta Besar Chris Stevens.
Pemerintah baru Libya hingga kini masih berusaha mengatasi banyaknya individu bersenjata dan milisi yang bermunculan selama konflik bersenjata menggulingkan Khadafi.| AT | M | KS |
"Orang-orang bersenjata tak dikenal menembak Sheikh Abdullah al-Fussay di depan Masjid Abu Ayyub al-Ansari", kata seorang juru bicara kantor Kemendagri Libya di Benghazi.
Kementerian Urusan Agama Libya menugasi ulama berusia 70 tahun itu di masjid tersebut, tempat para pelajar bisa berlatih menghafal Al-Quran.
Tokoh-tokoh agama sejauh ini terhindar dari gelombang pembunuhan yang melanda Libya timur.
Puluhan pejabat yang memiliki hubungan dengan rezim terguling Muamar Khadafi tewas dalam serangan-serangan yang diyakini sebagai aksi pembalasan muslim garis keras yang telah bebas dari penjara.
Pada Rabu (31/10/2012), seorang mantan anggota komite revolusi era Khadafi dibunuh di kota Derna, Libya timur, yang merupakan daerah bergolak dan dikuasai kelompok militan yang menolak demokrasi ala Barat.
Militan Libya secara historis terpusat di wilayah timur negara itu dan mengirim gerilyawan ke Afghanistan, Irak dan kini Suriah.
Kelompok itu dituduh bertanggung jawab atas serangan 11 September terhadap konsulat AS di Benghazi yang menewaskan empat orang warga AS, termasuk Duta Besar Chris Stevens.
Pemerintah baru Libya hingga kini masih berusaha mengatasi banyaknya individu bersenjata dan milisi yang bermunculan selama konflik bersenjata menggulingkan Khadafi.| AT | M | KS |
