
Acehtraffic.com - Cina kembali menuntut penyelesaian damai kasus nuklir Republik Islam Iran. Seperti dilaporkan Press TV, Hong Lei, juru bicara menteri luar negeri Cina Selasa 6 November 2012 menandaskan, perundingan dan kerjasama merupakan solusi tunggal bagi kasus nuklir Republik Islam Iran.
Ia menambahkan, kerjasama antara Kelompok 5+1 dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dengan Republik Islam Iran harus semakin ditingkatkan.
Jubir Deplu Cina ini menjelaskan, jika kerjasama kedua pihak yang bertikai tergalang maka penyelesaian kasus nuklir Iran semakin mudah dicapai.
Amerika Serikat dan sekutu Baratnya menuding Iran berusaha menggapai senjata pemusnah massal dan dengan dalih ini mereka menjatuhkan sanksi sepihak kepada Tehran.
Sementara itu, IAEA selaku badan pengawas nuklir dunia hingga kini belum menemukan adanya penyimpangan program nuklir damai Iran ke arah militer. Di sisi lain, Tehran berulang kali menolak dakwaan AS dan sekutunya dan sebagai anggota IAEA, Iran berhak memanfaatkan teknologi nuklir untuk kepentingan damai.| AT | M | Irib |
Ia menambahkan, kerjasama antara Kelompok 5+1 dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dengan Republik Islam Iran harus semakin ditingkatkan.
Jubir Deplu Cina ini menjelaskan, jika kerjasama kedua pihak yang bertikai tergalang maka penyelesaian kasus nuklir Iran semakin mudah dicapai.
Amerika Serikat dan sekutu Baratnya menuding Iran berusaha menggapai senjata pemusnah massal dan dengan dalih ini mereka menjatuhkan sanksi sepihak kepada Tehran.
Sementara itu, IAEA selaku badan pengawas nuklir dunia hingga kini belum menemukan adanya penyimpangan program nuklir damai Iran ke arah militer. Di sisi lain, Tehran berulang kali menolak dakwaan AS dan sekutunya dan sebagai anggota IAEA, Iran berhak memanfaatkan teknologi nuklir untuk kepentingan damai.| AT | M | Irib |
