News Update :

Ahmadinejad: Reformasi Timur Tengah Harus Hindari Hegemoni Negara Adidaya

Kamis, 08 November 2012



Nusa Dua, Bali | acehtraffic.com - Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengatakan, reformasi yang sedang terjadi di wilayah Timur Tengah serta Afrika Utara harus menghindari hegemoni negara adidaya.

"Sejumlah negara tersebut harus menghindari campur tangan pilar hegemoni agar tidak merusak tujuan utama reformasi," kata Ahmadinejad saat jumpa pers di sela-sela Forum Demokrasi Bali (BDF) di Nusa Dua, Kamis.

Menurut dia, sejumlah negara harus waspada agar upaya pembebasan dari tirani tidak disalahgunakan oleh negara yang ingin mencampuri urusan dalam negeri wilayah lain.

Dia menjelaskan, seluruh negara membutuhkan reformasi untuk mencapai pemerintahan yang lebih baik.

"Jelas bahwa Timur Tengah dan Afrika utara seperti negara lain, juga mencari keadilan, penghargaan dan kebebasan berpendapat," kata Ahmadinejad.

Reformasi yang terjadi di kawasan tersebut, menurut Presiden pada awalnya hanya bermula di satu negara.

"Namun karena adanya rasa satu perjuangan dan kesamaan keinginan, maka itu bisa menggerakan massa yang lain dan reformasi juga bisa tercapai melalui optimisme," kata Ahmadinejad.

Presiden Iran memenuhi undangan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dalam menghadiri BDF-V tersebut.

Sejumlah Kepala Negara atauPpemerintahan yang hadir terdiri dari 11 orang yang antara lain Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak, Presiden Afghanistan Hamid Karzai dan Perdana Menteri Australia Julia Gillard.

Dalam forum itu, para pemimpin negara memaparkan implementasi demokrasi di masing-masing negara. | AT | Z | Antara
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016