
Acehtraffic.com - Seorang analis politik terkemuka mengatakan Uni Eropa (UE) berperan tidak demokratis dan terus melanggar kedaulatan anggotanya sendiri, demikian dilaporkan Press TV.
"Saya pikir banyak orang yang datang ke kesimpulan bahwa Uni Eropa tidak demokratis, melainkan dijalankan oleh sebuah komisi yang tidak bertanggung jawab kepada parlemen Eropa yang tidak dipilih sendiri," analis politik Inggris Chris Bambery mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Press TV pada hari Sabtu.
Analis tersebut melanjutkan dengan mengatakan bahwa sifat demokratis Uni Eropa adalah penyebab utama protes anti penghematan yang telah terjadi di Eropa.
"Orang-orang yang memprotes minggu ini dan minggu lalu terhadap langkah-langkah penghematan, serikat buruh, mereka mempertanyakan Uni Eropa karena sifatnya tidak demokratis, karena ia menerapkan langkah-langkah ini," kata pakar politik.
Mengacu pada Bank Sentral Eropa sebagai organisasi lain yang tidak demokratis di zona euro, analis tersebut mengatakan bahwa bank memberlakukan langkah-langkah penghematan di kawasan euro.
![]() |
| Sejumlah pengunjuk rasa berdandan seperti tentara Nazi Jerman saat memrotes kunjungan Kanselir Jerman, Angela Merkel ke Yunani, Selasa, 9 Oktober 2012 (JIBI/Reuters |
"Bank Sentral Eropa bebas dari segala kontrol demokratis, yang memberlakukan kebijakan sampel umum, kebijakan pasar bebas di seluruh Eropa. Ini memaksakan langkah-langkah penghematan, "ujar Bambery.
Eropa jatuh ke dalam krisis keuangan pada awal tahun 2008. Kepailitan sekarang mengancam berat utang negara-negara seperti Yunani, Spanyol, Portugal, Italia, dan Irlandia.
Krisis utang memburuk telah memaksa pemerintah Uni Eropa untuk mengadopsi langkah-langkah penghematan keras dan reformasi ekonomi yang sulit, telah memicu insiden kerusuhan sosial dan protes besar-besaran di banyak negara Eropa.
"Tanpa dalih demokrasi, mereka (Uni Eropa) datang bersama. Ketika Anda menyebutkan kedaulatan, tanpa melalui salah satu struktur demokrasi melalui masyarakat, mereka hanya melewatinya dan memaksakan kebijakan-kebijakan ekonomi dan sosial yang menghancurkan Yunani, yang berada dalam kehancuran di Spanyol. Jadi, mereka mengesampingkan kedaulatan mereka, "pungkasnya. | AT | Z | PressTV

