Banda
Aceh | Acehtraffic.com– Khairul Umami, T. Iskandar, dan Edison berhasil keluar
sebagai juara (terbaik) dalam rally foto alam bebas yang digelar Aceh Nature
Community (ANC). Foto jepretan mereka berhasil menggungguli 230-an foto lain.
“Foto
mereka dipilih juri sebagai karya terbaik, mengungguli sekitar 130 fotografer
lain,” kata Fendra, ketua panitia rally, di Museum Tsunami Aceh, Minggu 7
Oktober 2012.
Khairul
Umami merekam gambar seekor burung pemakan semut, sedang bertengger di dahan
sebuah pohon dengan latar dedaunan hijau.
Sedangkan T. Iskandar mengambil
gambar daun kecoklatan yang tergeletak di tanah kering. Foto terbaik lainnya
miliknya Edison, gambar landscape pantai, dengan foreground pohon kering dan
background gunung Seulawah.
Don
Hasman, fotografer penjelajah, yang juga juri lomba menyebutkan, foto-foto yang
dipotret peserta workshop fotografi alam bebas tersebut sudah baik.
“Bagus-bagus. Saya melihatnya 25 persen sangat baik, 25 lagi baik, dan mungkin
hanya 10 persen yang masih tidak baik. Mungkin faktor keterbatasan alat,”
katanya
Hal
yang sama disampaikan Tarmizy Harva. Ia menilai secara keseluruhan foto-foto
peserta sangat layak untuk dipamerkan. Namun, lagi-lagi sebagian peserta
terkendala dengan keterbatasan alat. “Faktor alat saja, karena untuk memotret
lingkungan alat juga berpengaruh,” sebut jurnalis foto Kantor Berita Reuters
ini.
.
Tarmizy
dan Don Hasman berpesan, fotografer Aceh harapnya tidak pernah bosan untuk
menimba ilmu. “Jangan pernah bosan untuk terus belajar, teruslah membaca. Harus
selalu bereksperimen, lakukan pemotretan berulang-ulang, dan berikan kepada
mereka ahlinya untuk dikoreksi,” kata Don Hasman. “Dan komunikasi perlu
dijaga,” tambah Tarmizy Harva.
Selain
mengomentari foto para peserta rally, Don ikut member apresiasi kepada awak
Aceh Nature Community (ANC) yang menggelar pameran, di Lantai II, Museum
Tsunami Aceh. Ia melihat kemampuan para fotografer ANC sangat istimewa.
“Sangat
bagus, mereka bisa merekam gambar yang sulit. Bagaimanapun juga, semua foto
yang dipamerkan kawan-kawan ANC, sangat luar biasa,” katanya.
Sementara
itu, Ketua ANC, Fahmi Ismail memberi apresiasi kepada peserta yang telah sangat
serius mengikuti pelatihan hingga rally, Sabtu kemarin. Baginya, keseriusan
para fotografer tersebut sebagai bentuk kepedulian mereka dalam hal menjaga
lingkungan.
“Sama
halnya dengan kita dari ANC, ada sebuah harapan, yaitu komitmen kita bersama
untuk terus mengkampanyekan kepedulian kepada lingkungan melalui foto.
Kepada
fotografer yang fotonya dipilih juri sebagai foto terbaik, selamat. Dan kepada
yang belum dipilih bukan berarti foto kalian buruk, hanya saja, kali ini mereka
lebih beruntung,” ujarnya. | AT | R | Rilis |

