
Acehtraffic.com - Keputusan Amerika Serikat yang baru-baru ini menghapus Organisasi Mujahidin Khalq (MKO) dari daftar organisasi teroris asing sebenarnya diambil sejalan dengan pendekatan problematis Washington terhadap isu terorisme.
AS membagi terorisme ke dalam versi baik dan versi buruk. Aktivitas terorisme yang bertentangan dengan kepentingan nasional Amerika Serikat dianggap sebagai buruk, sedangkan yang menguntungkan pemerintah AS ditempatkan dalam kategori baik. Pendekatan problematis ini pada kenyataannya melegitimasi kejahatan yang dilakukan oleh kelompok-kelompok teroris dan organisasi di seluruh dunia, termasuk MKO.
Dari perspektif AS, serangan Israel terhadap warga Palestina dan pembantaian warga tak berdosa oleh pasukan Israel biadab dianggap baik. Operasi teroris yang menargetkan para ilmuwan nuklir Iran juga dianggap dapat diterima karena sejalan dengan kepentingan umum pemerintah AS dalam melawan Iran dan pengaruhnya berkembang. Namun, serangan teroris di Afghanistan yang menargetkan pasukan pendudukan didefinisikan sebagai suatu kejahatan.
Selama dua puluh bulan terakhir, pejabat AS dengan kukuh mendukung teroris yang beroperasi di Suriah. Mereka secara terang-terangan mendanai pemberontak melawan pemerintahan populer Presiden Bashar al-Assad, dan Amerika Serikat telah memastikan bahwa senjata telah membanjiri ke tangan para teroris. Hal ini karena terorisme di Suriah adalah instrumen yang baik untuk melindungi rezim Zionis dan jenis seperti terorisme itu harus didukung dalam doktrin AS.
Selama beberapa dekade, Washington juga telah terpaksa mendukung terorisme politik dari lobi Zionis. Pertunjukan konyol Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu di Majelis Umum PBB, di mana ia menyerukan garis merah yang akan ditetapkan pada kemajuan nuklir Iran, dianggap oleh banyak analis politik sebagai tindakan terang-terangan dari perilaku intimidasi pemerintah AS. Para ekstrimis di Israel telah menjadi terbiasa dengan aksi-aksi terorisme politik, yang dimaksudkan untuk menghilangkan semua jenis oposisi terhadap mereka yang nafsu akan kekuasaan.
Presiden AS Barack Obama akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa dia dan pemerintahannya tidak menyembunyikan apa pun tentang hubungan mereka dengan MKO. Dengan kata lain, semua orang tahu bahwa kelompok itu dan kegiatannya telah menjadi terintegrasi ke dalam kebijakan anti-Iran Amerika Serikat. Namun, keputusan itu jelas membuktikan bahwa apa yang disebut kampanye Washington melawan terorisme hanyalah sebuah kebohongan besar. | AT | Z | TehranTimes
Penulis:
Hossein Sheikholeslam, sebelumnya menjabat sebagai duta besar Iran untuk Suriah. Saat ini beliau seorang penasihat ketua parlemen Iran mengenai isu-isu internasional.
