Acehtraffic.com - Sumber media Turki menyebutkan bahwa terdapat sekitar 70 bom atom Amerika Serikat jenis B-61 disimpan di pangkalan udara Incirlik di Provinsi Adana, selatan Turki.
Menurut laporan televisi al-Alam, Jumat (26/10), sumber tersebut mengatakan bahwa semua bom atau mayoritas bom itu milik militer AS dan mereka berhak menggunakannya jika diperlukan.
Sebelum tahun 1995, terdapat 10-20 bom antom AS di pangkalan udara Akinci dan Balikesir, namun kemudian bom-bom tersebut dipindahkan ke pangkalan militer Incirlik.
Menurut sumber media Turki, senjata-senjata nuklir tersebut bertujuan menjamin kepentingan Washington di negara itu.
B-61 memiliki panjang 3,58 meter dan berat sekitar 320 kilogram.
Warga Turki memprotes keberadaan bom-bom itu di negara mereka, namun hingga kini pemerintah Ankara tidak mampu mendesak Washington untuk menarik senjata pembunuh massal itu dari Turki.
Pangkalan militer Incirlik berada di 150 kilometer perbatasan Iran dan merupakan salah satu pangkalan udara paling penting yang digunakan AS untuk menjalankan operasi militer di Afghanistan dan mengawasi aktivitas Rusia di wilayah Kaukasus dan Laut Hitam.| AT |M | Irib |
Menurut laporan televisi al-Alam, Jumat (26/10), sumber tersebut mengatakan bahwa semua bom atau mayoritas bom itu milik militer AS dan mereka berhak menggunakannya jika diperlukan.
Sebelum tahun 1995, terdapat 10-20 bom antom AS di pangkalan udara Akinci dan Balikesir, namun kemudian bom-bom tersebut dipindahkan ke pangkalan militer Incirlik.
Menurut sumber media Turki, senjata-senjata nuklir tersebut bertujuan menjamin kepentingan Washington di negara itu.
B-61 memiliki panjang 3,58 meter dan berat sekitar 320 kilogram.
Warga Turki memprotes keberadaan bom-bom itu di negara mereka, namun hingga kini pemerintah Ankara tidak mampu mendesak Washington untuk menarik senjata pembunuh massal itu dari Turki.
Pangkalan militer Incirlik berada di 150 kilometer perbatasan Iran dan merupakan salah satu pangkalan udara paling penting yang digunakan AS untuk menjalankan operasi militer di Afghanistan dan mengawasi aktivitas Rusia di wilayah Kaukasus dan Laut Hitam.| AT |M | Irib |

