
Acehtraffic.com - Al-Qods al-Arabi menyinggung masuknya kelompok radikal Zionis ke Masjid al-Aqsha pada hari Selasa, 2 Oktober 2012 dan menilai kebungkaman rezim-rezim Arab terhadap aksi tersebut sebagai bukti persetujuan mereka terhadap kebijakan Israel.
Mehr News melaporkan, al-Qods al-Arabi dalam laporannya berjudul "Masjid al-Aqsha dan ketidakpedulian Arab" menyebutkan, "Hanya segelintir pihak yang peduli terhadap pelanggaran rezim Zionis Israel ke terhadap Masjid al-Aqsha, dan ini disebabkan karena mereka sedang dihadapkan pada gerakan revolusi."
Situs koran al-Qods al-Arabi menambahkan, sebuah kelompok Zionis radikal yang didukung oleh Partai Likud Israel berupaya memasuki Masjid al-Aqsha, dan pada hakikatnya mereka berusaha memancing reaksi rezim-rezim Arab dan umat Muslim.
Disebutkan pula bahwa para penguasa Israel selalu menyembunyikan diri di balik kelompok-kelompok Yahudi radikal dalam berbagai program judaisasi Baitul Maqdis.| AT | M | Irib |
Mehr News melaporkan, al-Qods al-Arabi dalam laporannya berjudul "Masjid al-Aqsha dan ketidakpedulian Arab" menyebutkan, "Hanya segelintir pihak yang peduli terhadap pelanggaran rezim Zionis Israel ke terhadap Masjid al-Aqsha, dan ini disebabkan karena mereka sedang dihadapkan pada gerakan revolusi."
Situs koran al-Qods al-Arabi menambahkan, sebuah kelompok Zionis radikal yang didukung oleh Partai Likud Israel berupaya memasuki Masjid al-Aqsha, dan pada hakikatnya mereka berusaha memancing reaksi rezim-rezim Arab dan umat Muslim.
Disebutkan pula bahwa para penguasa Israel selalu menyembunyikan diri di balik kelompok-kelompok Yahudi radikal dalam berbagai program judaisasi Baitul Maqdis.| AT | M | Irib |
