Yogyakarta | Acehtraffic.com- PTPN II membutuhkan lahan baru untuk pengembangan perkebunan sawit dan tebu perseroan. BUMN perkebunan sedang mencari sekitar 15.000 hektar lahan baru di Kalimantan untuk pengembangan usahanya tersebut.
"Kita lagi cari lahan baru di Kalimantan 15.000 hektar, detailnya nanti saja saya (lokasi persisnya), soalnya ini baru survei. Nanti kalau dikasih tahu, harga tanah di sana langsung naik. Ini untuk kebun tebu dan sawit," kata Direktur Keuangan PTPN II Naif Ali Dahbul saat rakor BUMN di Hotel Sahid Yogyakarta, Rabu 10 Oktober 2012.
Naif menjelaskan pihaknya membutuhkan investasi sekitar Rp 1,5 triliun untuk merealisasikan rencananya ini."Investasi Rp 1,5 triliun untuk bangun pabrik dan beli lahan, tapi benih sendiri. Dana akan pinjam perbankan, tahun depan baru ngomong sama bank," tambahnya.
Untuk pengelolaan lahan tebu dan sawit termasuk pabrik ini, PTPN II akan membentuk anak usaha baru sebagai pengelola.
"Ini proyek besar surveinya 3-6 bulan kedepan Jadi baru bisa deal awal tahun depan. Untuk bikin kebun itu, PTPN II akan bikin anak perusahaan terpisah dari PTPN II," pungkasnya.| AT | R | DT|
"Kita lagi cari lahan baru di Kalimantan 15.000 hektar, detailnya nanti saja saya (lokasi persisnya), soalnya ini baru survei. Nanti kalau dikasih tahu, harga tanah di sana langsung naik. Ini untuk kebun tebu dan sawit," kata Direktur Keuangan PTPN II Naif Ali Dahbul saat rakor BUMN di Hotel Sahid Yogyakarta, Rabu 10 Oktober 2012.
Naif menjelaskan pihaknya membutuhkan investasi sekitar Rp 1,5 triliun untuk merealisasikan rencananya ini."Investasi Rp 1,5 triliun untuk bangun pabrik dan beli lahan, tapi benih sendiri. Dana akan pinjam perbankan, tahun depan baru ngomong sama bank," tambahnya.
Untuk pengelolaan lahan tebu dan sawit termasuk pabrik ini, PTPN II akan membentuk anak usaha baru sebagai pengelola.
"Ini proyek besar surveinya 3-6 bulan kedepan Jadi baru bisa deal awal tahun depan. Untuk bikin kebun itu, PTPN II akan bikin anak perusahaan terpisah dari PTPN II," pungkasnya.| AT | R | DT|

