News Update :

Pengcab PSSI Lhokseumawe Tahun 2012 – 2016 Dilantik, Hamdani: Anak Lhokseumawe Jangan Hanya Jadi Penonton

Selasa, 09 Oktober 2012

Lhokseumawe | Acehtraffic.com - Pengurus cabang persatuan sepak bola seluruh Indonesia (Pengcab PSSI) Kota Lhokseumawe masa bakti tahun 2012 – 2016 tadi malam, Selasa 9 Oktober 2012 sekira pukul 21.00 WIB resmi dilantik oleh Asisten II setdako Lhokseumawe Dasni Yuzar mewakili walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya di gedung aula walikota Lhokseumawe.

Dalam kata sambutannya Asisten II setdako Lhokseumawe Dasni Yuzar mengatakan pengukuhan ini adalah penting namun yang lebih penting lagi adalah sesudah pengukuhan ini apa yang akan di lakukan? Dia juga mengharapkan agar mengamalkan amanah konstituen dunia olahraga sepak bola.

“tugas pengurus adalah menyerap aspirasi masyarakat dari bawah bukan hanya menyiapkan rencana dari pegurus-pengurus elite. Manakala aspirasi dari bawah ini tertampung seyogyanya tidak ada masalah dan tidak ada ribut-ribut. Jika aspirasi ini tidak terwakilkan mungkin seminggu baru dilantik pengurus ini menduduki posisinya sudah ada yang protes,” ujar Dasni Yuzar.

Wakil Ketua I PSSI Cabang Lhokseumawe, Hamdani Abdul Hamid mengungkapkan bahwa selama tujuh tahun kebelakang kinerja PSSI Cabang Lhokseumawe jauh dari yang diharapkan. Menurutnya, dulu hampir setiap tahun rutin PSSI Cabang Lhokseumawe pernah membuat kompetisi.

Hamdani juga menyayangkan masih banyaknya pemain dari luar di tubuh PSLS. “Saya melihat pemain-pemain dari Lhokseumawe banyak yang dapat diandalkan, namun setelah kompetisi kita jalankan kita hanya mengacu kepada PSLS dan yang lebih disayangkan lagi di PSLS dipenuhi oleh pemain-pemain luar,” jelas Hamdani.

Dia juga menambahkan, “Sekarang yang perlu kita tanyakan adalah berapa banyak dana APBK Kota Lhokseumawe yang disalurkan untuk sepakbola yang diambil oleh PSLS? mungkin sampai 40 M untuk mengontrak pemain luar yang didatangkan kemari kemudian dilakukan kompetisi wasitnya juga dari luar.”

Hamdani juga mengakui jika sebenarnya banyak anak-anak Lhokseumawe yang berbakat atau punya potensi tapi mereka hanya menjadi penonton distadion, memaki-maki pemain kemudian mereka bermain disawah-sawah atau ditempat yang tidak layak. Jadi kedepan PSSI cabang Lhokseumawe berencana akan membuka kompetisi dan akan membina anak-anak kota Lhokseumawe agar jangan hanya menjadi penonton. | AT | HR |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016