
Jakarta | acehtraffic.com - Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar mengatakan pendapatan pajak untuk pertama kalinya akan mencapai angka Rp1.000 triliun.
"Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2013 yang mencapai angka di atas RP1.500 triliun, yang merupakan jumlah terbesar dalam sejarah Indonesia, sebagian besarnya akan diperoleh dari pendapatan dalam negeri baik pajak maupun non-pajak," katanya di Jakarta, Selasa.
Dengan demikian, dia berpendapat Ditjen Pajak serta Ditjen Bea dan Cukai harus bekerja lebih keras lagi untuk memenuhi target itu.
Dari RAPBN 2013 itu, Mahendra mengungkapkan untuk pertama kalinya pemerintah akan menghabiskan sekitar lebih dari Rp200 triliun untuk belanja modal.
Dia juga mengatakan belanja modal itu merupakan bagian dari investasi, terutama untuk belanja infrastruktur.
"Bayangkan jika belanja modal yang sebagian besar dialokasikan untuk infrastruktur, pertumbuhan investasi, kredit serta kekuatan konsumsi akan menciptakan keseimbangan baru dalam perekonomian Indonesia," katanya.
Meski demikian, ada beberapa sektor yang menurut Mahendra perlu dibenahi seperti subsidi bahan bakar minyak (BBM).
"Subsidi BBM jumlah lebih besar dari infrastruktur," katanya.
Selain itu pemerintah juga perlu membenahi, memelihara dan membangun infrastruktur serta terus memperbaiki tata pamong dan bertekad untuk mengatasi korupsi.
"Jika infrastruktur dibenahi maka pertumbuhan ekonomi akan terjaga dan pendapatan negara juga besar," katanya. | AT | Z | Antara
