News Update :

Pedagang Buku Bekas Lapangan Merdeka Berunjuk Rasa Tolak Relokasi Kios

Senin, 29 Oktober 2012



Medan | acehtraffic.com - Puluhan pedagang buku bekas di Lapangan Merdeka, berunjuk rasa di Jalan Stasiun, Medan untuk menolak relokasi kios. Aksi ini diwarnai kericuhan setelah pendemo terlibat keributan dengan petugas Satpol PP.

Para pedagang buku berunjuk rasa bersama sejumlah mahasiswa. Di lokasi itu, rencananya pemerintah memang berencana membangun sky cross dari Lapangan Merdeka menuju Stasiun Kereta Api.

Dalam demo itu, para pedagang membentangkan spanduk yang isinya memprotes rencana relokasi. Mereka meminta Wali Kota Medan Rahudman Harahap membatalkan kebijakannya.

Pedagang menolak dipindahkan karena mereka merupakan pedagang resmi. "Kami dipindah wali kota yang saat itu dijabat Abdillah. Sebelumnya kami berdagang di Titi Gantung," ucap M Simangunsong, Ketua Asosiasi Pedagang Buku Bekas Lapangan Merdeka Medan (Asepblam).

Mereka juga tak tahu pastinya lokasi baru yang bakal mereka tempati. Dari selentingan kabar yang mereka dengan, lokasi yang dijanjikan pihak Pemerintah Kota Medan tak sesuai hasil kesepakatan di Kantor Lurah Medan Barat.

"Di sana diputuskan, SK walikota harus diterbitkan lebih dulu. Lokasi relokasi pun seharusnya sudah dibangun. Tak ada satu pun yang ditepati," ucap Simangunsong yang berjualan buku bekas sejak 1960-an.

Veny Aritonang, pedagang lainnya, menegaskan mereka tidak akan mau dipindah ke lokasi yang jauh dari tempat jualan sekarang. "Kami akan tetap berdagang buku di Lapangan Merdeka. Pemindahan ini kebijakan tidak populer, karena kami juga ikon Kota Medan," ucapnya.

Aksi unjuk rasa menyebabkan lalu lintas menuju Lapangan Merdeka Medan macet. Pasalnya, pengunjuk rasa juga membakar potongan kayu dan ban bekas di Jalan Stasiun, Medan, tepat di depan kios-kios buku bekas.

Kericuhan terjadi saat sejumlah Satpol PP berupaya membersihkan kayu dan ban bekas yang dibakar pedagang. Para pengunjuk rasa tidak senang, mereka mengejar sambil membawa balok. Situasi akhirnya terkendali setelah personel Satpol PP kabur dan menjauh dari lokasi unjuk rasa. | AT | Z | Merdeka.com
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016