Jerusalem | acehtraffic.com - Pasukan anti-teror Israel menembak dan membunuh seorang pria warga Amerika pada Jumat pagi setelah ia menembak mati seorang karyawan sebuah hotel di kota wisata bagian selatan Israel, Eilat.
Pria bersenjata itu, berumur 20 tahun lebih, adalah seorang mantan pekerja di Hotel Leonardo Israel, menurut keterangan polisi.
Media Israel melaporkan awalnya orang tersebut bertengkar dengan korban, dan kemudian meraih sebuah pistol dari seorang penjaga keamanan perempuan, lalu menembaknya sampai mati.
"Kami sedang menyelidiki apakah penembakan itu terkait dengan pekerjaan," kata juru bicara polisi Mickey Rosenfeld kepada Xinhua.
![]() |
| Pasukan anti-teror Israel berdiri di luar Hotel Club Leonardo setelah penembakan mematikan di Eilat, Israel Selatan, pada 5 Oktober 2012. Pasukan anti-teror menembak dan membunuh warga negara Amerika Jumat pagi setelah ia menembak mati seorang karyawan hotel di kota wisata bagian selatan Israel Eilat. (Xinhua / Jini) |
Pria bersenjata itu kemudian mengurung dirinya di dapur dan menembaki negosiator polisi, hingga skuad anti-teror Lotar menyerbu, dan membunuh dia, kata polisi.
Beberapa tamu hotel dilarikan ke rumah sakit, karena menderita shock, menurut laporan itu.
Saat kejadian itu para tamu hotel diberitahu untuk tetap di kamarnya. Sementara polisi dan pasukan keamanan berada di sekitar hotel, menurut situs berita Ynet.
Menurut Radio Israel, pria bersenjata itu berada di Israel sebagai bagian dari program pertukaran pelajar internasional Ra'aninim. | AT | Z | Xinhua

